NABIRE – Kepolisian Resort (Polres) Nabire sedang menyelidiki keberadaan satu buah speedboat dan dua Motor Jhonson yang berlabu di sungai belakang rumah penduduk di Kelurahan Kalibobo. Kabag OPS Polres Nabire, Kompol Samuel D Tatiratu, SIK mengatakan pihaknya bersama petugas gabungan yang terdiri dari Polr, TNI dal Satpol PP telah mendatangan Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada Kamis malam (30/4/2020), setelah menerima informasi melalui telp seluler dari masyarakat di sekitar. bahwa ada speedboat yang berlabu di Sungai tepatnya belakang rumah penduduk di Kelurahan Kalibobo. “Setelah di TKP, ditemukan satu buah speedboat berukuran sedang dengan dua motor jhonson dengan mesin 15 PK yang masih melekat di jhonson tersebut,” ujar Tatiratu via selulernya. Dijelaskan Kompol Tatiratu, sesampainya di TKP maka Ketua RT setempat menjelaskan bahwa siang sekitar pukul 10 pagi, ada kurang lebih 10 orang masyarakat yang berjalan dari pantai dengan membawa tas, namun bukan penduduk setempat. Akan tetapi, tidak terpikir kalau orang – orang itu yang menumpang speed yang ditemukan di TKP. “Ketua RT sampaikan bahwa memang pagi ada sekita 10 orang yang bawah tas melewati rumah rumah penduduk. Jadi di sana itu terdapat satu speed yang parker agak kedalam, di sungai itu,” jelas dia. Untuk itu, lanjut dia, langkah yang sudah diambil yakni telaj mengamankan dua buah mesin jhonson 15 PK dan untuk speed jika airnya pasang maka akan diamankan. Sehingga, pihaknya telah menitipkan nomor kontak di warga setempat, untuk dihubungi bila ada orang yang dating mencari mesin yang diamankan. “Sementara pemilik hingga saat ini masih dalam penyelidikan. Jadi kalau ada yang datang untuk mencari kami tunggu 3 X24 jam tolong hubungi kami untuk yang bersangkutan bisa kami mintai keterangan apakah ada hubungannya dengan situasi saat ini,” tutur Tatiratu. Sehingga, sesuai instruksi Bupati bahwa bila ada perahu atau jolor yang masuk ke wilayah Nabire, dan penumpangnya tidak dikenal maka segera menghubungi pihak berwajib untuk menindaklanjuti. “Jadi kami mohon kerjasama semua pihak agar bersama–sama menjaga situasi kamtibmas di Daerah ini. segera masyarakat lapor kepada pihak berawajib, kalau ada perahu, jolor atau speed yang masuk,” ujar Tatiratu. Salah seorang Penduduk Warga Kelurahan Kalibobo, Ressy mengatakan, pihaknya kaget setelah menemukan dua buah perahu jhonson dan sebuah speed yang perkir dibelakang rumahnya. Hal itu kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat sebab mereka tidak mengatahui siapa pemiliknya. “Kami kaget kalau tiba–tiba ada perahu di sungai sebab selama ini tidak pernah ada yang masuk di sini. Jadi kami sudah lapor RT dan sudah ada juga petugas yang turun dan ambil barangnya,” ujar Ressy.(pas)