PJ Bupati Dogiyai Bentuk Panitia KKR
DOGIYAI – Penjabat Bupati Dogiyai, Marten Ugago, SE.,M.Si membentuk panitia Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) Moanemani Kabupaten Dogiyai, Propinsi Papua Tengah. Pembentukan panitia ini, Pj Bupati Dogiyai mengundang Tipika Dogiyai, sepuluh kepala distrik, pihak aparat keamanan Dogiyai.

DOGIYAI – Penjabat Bupati Dogiyai, Marten Ugago, SE.,M.Si membentuk panitia Kebangkitan Kebangunan Rohani (KKR) Moanemani Kabupaten Dogiyai, Propinsi Papua Tengah. Pembentukan panitia ini, Pj Bupati Dogiyai mengundang Tipika Dogiyai, sepuluh kepala distrik, pihak aparat keamanan Dogiyai.
Kepala Distrik (Kadistrik) juga disampaikan untuk menyimak baik dan meneruskan kepada masyarakat sebagai perwalikan pemerintah. Sedangkan untuk Distrik Sukikai Selatan dan Distrik Piyaiye dijemput dengan helikopter.
Masyarakat ada yang membawa batu, kayu dan sayuran sebagai bentuk perwakilan distrik terpencil dan terluar. Untuk, Babi ditanggung oleh pemerintah.
Hal tersebut merupakan bagian dari agenda kerja pertama Pj Bupati Dogiyai dengan mengagas KKR dan berdoa bersama di Moanemani, yang merupakan kota pertama jaman belanda kala itu.
KKR dimaksud untuk menjaring persaudaraan antar sesama, Aparatur Sipil Negara (ASN),TNI/Polri dan masyarakat di Kabupaten Dogiyai.
Dalam kegiatan KKR itu, Pastor Katolik, Pendeta dari Kristen protestan dan Guru Jemaat BPGS boleh berkotbah. Dalam kegiatan KKR ini semua masyarakat dilibatkan, ajak bupati untuk kelancaran KKR yang direncanakan bulan September 2024 ini.
Kadis Sukikai Selatan, Piyaiye, Mapia Barat (Mabar) dan Mapia Tengah kerjasama dengan panitia bila ada kendala transportasi.
Hal itu mengingat, harap Pj Bupati Dogiya, lantara kondisi curah hujan di Dogiyai dan sekitarnya masih tinggi. Rencana KKR juga akan melihat situasi dan kondisi (Sikon) di Moanemani dan sekitarnya.
Kapolsek Dogiyai dalam amanat apel gabungan TNI/Polri bersama ASN pada Senin lalu mengajak masyarakat bersama-sama menjaga Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) bersama agar kedamaian antar warga dan sesama terus terjaga dan kondusif.
"Tidak boleh ada gerakan tambahan," ucapnya Kapolsek Dogiyai.
Disiplin menjalankan tugas kita masing–masing dengan aman dan tenang. Tidak boleh membawah alat tajam menjaga kedamaian kita semua di daerah ini.
Program Pj Bupati bersama pihak aparat keamanan ini bagian dari menjalankan roda pemerintah daerah dan menjaga Sikon daerah Kabupaten Dogiyai agar tetap berjalan aman dan kondusif, sehingga pembangunan yang dilaksanakan dapat berjalan dengan bai.(don)
Bagikan artikel ini



