Pj Bupati Akan Berantas Penyakit Sosial
NABIRE - Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton T. Mote menyatakan bahwa yang merusak generasi muda saat ini adalah penyakit sosial. Menurut Pj B
NABIRE - Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton T. Mote menyatakan bahwa yang merusak generasi muda saat ini adalah penyakit sosial. Menurut Pj Bupati Anton, penyakit sosial telah memporak-porandakan generasi emas yang nantinya menjadi figur orang tua, gereja dan bangsa. Sehingga saat ini mulai terasa krisis figur masa depan, bahkan perlahan namun pasti generasi yang diharapkan untuk figur masa depan gereja, orang tua dan bangsa akan punah.
“Seks bebas, lem aibon, Miras, Narkoba, ganja, sabu-sabu dan obat terlarang lainnya tidak sedikit anak-anak yang sedang mengkonsumsinya, dan itu nyata depan mata kita. Jika mata rantai ini tidak diputuskan, maka tak ada lagi figur yang kita harapakn untuk meneruskan amanat gereja, orang tua dan bangsa ini,” kata Penjabat Bupati Anton dalam sambutanya pada perayaan HUT GKI KINGMI Tanah Papua ke-59 di Jemaat Efata Kelasis Nabire, Selasa (06/04/21).
Pj Bupati Anton menyambut baik tema yang dianggat GKI KINGMI Papua pada HUT ke-59 karena Gereja KINGMI ingin mengakiri penyakit sosial dan menghadirkan generasi baru anak-anak masa depan yang kuat.
Tema yang diangkat pada HUT ke-59 adalah memikul salib menghadirkan generasi baru anak-anak masa depan yang kuat.
“Tema ini sangat menarik hati saya dan luar biasa,” tuturnya.
Menurut Pj Bupati, tema tersebut mengindikasikan gereja serius untuk memerangi penyakit sosial yang sedang memporak-porandakan kehidupan generasi emas masa kini.
+Katanya, untuk menyelamatkan dan melahirkan generasi baru tidak cukup hanya gereja. Namun aparatur negara dan orang tua harus mengambil peran ini. Agar bersama-sama memutuskan mata rantai penularan penyakit sosial.
“Bapa ibu penyakit sosial ini masalah besar, jika orang tua, gereja dan aparatur negara tidak kuat, maka generasi emas ini akan habis. Pasti habis,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Dirinya berkomitmen selama menjalankan mandat negara selaku penjabat bupati, sedikit demi sedikit akan mengeliminir penyakit sosial yang berdampak langsung kepada generasi muda.
“Bapa ibu ini menjadi salah satu program prioritas saya selama saya jalankan tugas sebagai Pj Bupati,” ujarnya.
Karena itu, Anton mengajak orang tua, gereja dan aparatur negara harus bersinergi dalam memerangi penyakit sosial yang kian hari kian terpuruk ini.
“Mari kita bekerja sama perangi hal ini, untuk menyelamatkan figur-figur masa depan gereja, keluarga dan bangsa yang samakin tidak pasti ini,” pintanya. (eby)
Bagikan artikel ini



