Pilpres Semakin Dekat, Ketua dan Anggota KPU Intan Jaya Diminta ke Tempat Tugas
SUGAPA – Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 tinggal hitungan hari. Namun hingga saat ini belum ada pimpinan maupun salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Intan Jaya yang berada di Kabupaten Intan Jaya guna memberikan sosialisasi Pilpre
Bagikan
SUGAPA – Pesta Demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) tahun 2014 tinggal hitungan hari. Namun hingga saat ini belum ada pimpinan maupun salah satu anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Intan Jaya yang berada di Kabupaten Intan Jaya guna memberikan sosialisasi Pilpres kepada masyarakat.
Masyarakat Intan Jaya mengharapkan agar pimpinan dan anggota KPU kembali ke Kabupaten Intan Jaya guna mensukseskan Pilpres yang semakin dekat itu. Sebab hingga saat ini masyarakat belum tahu dan memahami sistim coblos pada Pilpres maupun mekanisme penyaluran logistik.“Ini Pilpres semakin dekat sementara Kabupaten Intan Jaya hanya bisa dijangkau antar distrik ke distrik dan kampung ke kampung hanya bisa dengan pesawat udara. KPU harus kembali untuk pendistribusian surat suara maupun kesiapan persiapan PPS, KPPS dan PPD serta persiapan Tempat Pengumutan Suara (TPS) di masing–masing kampung dan distrik,” tutur salah seorang tokoh masyarakat melalui sambungan telepon genggamnya kepada Papuapos Nabire, Kamis (3/7) kemarin.Ditambahkannya, antara distrik dan kampung di Kabupaten Intan Jaya cukup berjauhan. Sehingga tidak mungkin semua logistik dapat disalurkan dalam satu hari bisa sampai di tempat tujuan. “Selaku masyarakat kami belum tahu mekanisme dan TPS-TPS yang ada di Kabupaten Intan Jaya secara keseluruhan. Sehingga dengan sisa beberapa waktu saja ini anggota KPU Intan Jaya harus kembali ke Intan Jaya. Terutama untuk pendistribusian logistik dan cara coblos yang baik dan benar agar diketahui masyarakat,” tuturnya.Pihaknya mengharapkan agar pimpinan dan anggota KPU Intan Jaya kembali dulu melaksanakan tugas negara ini. Karena tugas negara ini menjadi tanggung jawab KPU selaku penyelenggaran. Sementara masyarakat hanya mempunyai tugas mencoblos dan menyukseskan Pilpres. (des)
Bagikan artikel ini



