NABIRE - Menjelang akhir tahun pelajaran 2020/2021 dan sebentar lagi akan memasuki awal tahun pelajaran 2021/2022, sehingga Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire telah siap mengeluarkan surat edaran ke semua sekolah.

Surat edaran yang telah disiapkan Kepala Dinas Pendidikan itu ditujukan kepada sekolah-sekolah.  Mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga SMA dan SMK yang ada di wilayah Kabupaten Nabire.

Kepala Dinas akan meminta agar biaya SPP dan biaya komite di sekolah negeri maupun swasta agar dapat dikurangi.  Karena kini kita berada pada situasi dan kondisi wabah Virus Corona.

Sehingga dalam kondisi wabah ini, semua masyarakat mengalami kendala ekonomi yang sangat sulit. Dan untuk membantu anak agar tidak putus sekolah, biaya SPP dan komite harus dikurangi selama wabah Covid-19 masih ada.

“Biaya SPP dan komite bukan ditiadakan, tetapi dikurangi saja,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd, M.Pd kepada Papuapos Nabire, akhir pekan lalu.

Menjawab keluhan masyarakat soal biaya SPP dan komite ini, Kepala Dinas mulai pekan depan akan mengadakan rapat khusus dengan semua pengurus atau pimpinan–pimpinan sekolah swasta dan juga pengurus yayasan. Karena berdasarkan data pula di lapangan, di tengah wabah Covid-19 kita tidak ingin ada lagi angka putus sekolah. Tetapi kita inginkan anak usia sekolah harus mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan.

Dan kita harapkan dengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dapat digunakan pihak sekolah semaksimal mungkin untuk menanggulangi seluruh kebutuhan sekolah.

Sebab mulai tahun pelajaran 2021/2022 telah ada kenaikan dana BOS di semua jenjang atuan pendidikan. Sehingga tidak ada alasan lagi dari kepala sekolah soal kekurangan dana.

Tetapi diharapkan dari dana BOS yang ada bisa digunakan semaksimalkan mungkin guna menunjang kebutuhan sekolah dan proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa berjalan sesuai ketentuan kurikulum Pendidikan.(des)