Pidato Perdana Bupati Dogiyai ‘Meriah’
NABIRE - Pidato perdana Bupati Kabupaten Dogiyai Yakobus Dumupa, S.IP, semangat dan didukung masyarakat Kabupaten Dogiyai sangat meriah, bah
Bagikan
NABIRE - Pidato perdana Bupati Kabupaten Dogiyai Yakobus Dumupa, S.IP, semangat dan didukung masyarakat Kabupaten Dogiyai sangat meriah, bahkan menangis karena menyampaikan pidatonya bupati memberi harapan dan kerinduan masyarakat nampaknya di sela-sela syukuran Dumupa dan Makai.Pantauan media ini, Kamis (4/1) bertempat di halaman SD YPPK Idakebo Distrik Kamuu Utara, Dogiyai, Bupati Dogiyai Yakobus Dumupa dalam pidato awal menyampaikan khusus pemilihan Kepala Daerah pelantikan sampai syukuran ini terselenggara hanya karena pertolongan dari Tuhan yang pertama barang kali ia akan menjadi bupati yang sedikit kepala batu seluruh kegiatan yang berkaitan dengan bupati atau pemerintahan harus tepat waktu. Mulai besok, katanya, kerja jam 10 jam 10 jam 11 jam 11 dan seterusnya, maka membangun manusia dan Indonesia mulai disiplin tepat waktu. Yang kedua acara syukuran ini merupakan acaranya rakyat, karena itu kita (pemerintah) tidak terlibat tak terkecuali pihak keamanan TNI dan Polri. Karena seluruh kegiatan disiapkan oleh masyarakat bukan lagi Pemerintah Kabupaten Dogiyai.Ketiga, lanjut Bupati Dogiyai Dumupa berkaitan dengan proses Pilkada Kabupaten Dogiyai, bapak ibu, Pilkada sudah selesaikah belum? Pilkada Dogiyai sudah selesai sehingga seluruh proses yang terjadi adalah dinamika demokrasi, ada manis dan pahitnya, ada pro dan kontra, suka dan dukanya, tetapi biasanya demokrasi itu bisa dilaksanakan dengan baik dan akhir dari demokrasi itu ada rasa biasanya, manis buahnya terpilihnya pemimpin yang dikehendaki oleh rakyat. Itulah hasil akhir dari demokrasi, maka kawan lawan mari kita bersama membangun masyarakat dan pembangunan Kabupaten Dogiyai secara bersama.Kemudian, imbuhnya, kita juga harus mengadari bahwa pembentukan Kabupaten Dogiyai pada tahun 2008 kita laksanakan dalam rangka mempercepat proses pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat , untuk itu, kita memahami posisi ini dengan baik kita semua telah terlibat dalam proses itu harus berpikir untuk mencapai tujuan dimaksud. “Kabupaten ada karena untuk mengejar jabatan sebab jabatan itu karena amanah yang diberikan oleh pemerintah karena adanya Kkabupaten itu harus jadi perhatian kita bersama,” ujar Dumupa. (modes)
Bagikan artikel ini



