NABIRE - Di sela-sela kegiatan atau pertemuan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) tingkat SMP/MTs, Selasa (19/1) Kepala SMP Negeri 1 Napan Petrus Semuel Jaap Marey bertanya kepada pemerintah daerah soal kepastian waktu penyerahan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2018 dibagikan.

Sebab, menurut kepala sekolah yang satu ini, dalam formasi CPNS tahun 2018 lalu, ada sejumlah calon guru yang telah lulus tes tersebut dan telah melengkapi berkasnya untuk diangkat jadi PNS.

Karena dari sekian CPNS yang lulus itu ada sejumlah guru yang juga lulus, sehingga selaku kepala sekolah sangat membutuhkan guru-guru tersebut di lapangan guna mengisi kekosongan guru di sekolah-sekolah pinggiran atau di daerah 3T.

Guna melaksanakan tugas mengajar dan mempersiapkan para peserta didik atau murid yang berada dibangku pendidikan kelas III yang akan menghadapi ujian akhir, tetapi juga bagi anak-anak kelas I dan II menghadapi ulangan semester genap atau kenaikan kelas.

Untuk itu, diharapkan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nabire  melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk menyampaikan kepastian waktu penyerahan SK bagi para CPNS terutama bagi para calon guru.

Karena berdasarkan data dinas Ppendidikan dan juga fakta di lapangan, hampir rata-rata semua sekolah mengalami kekurangan tenaga guru, hal ini bisa dibuktikan dengan hadirnya sejumlah guru honor di semua satuan jenjang pendidikan.

Sehingga pemerintah daerah harus tegas dan jujur dalam memberikan informasi yang pasti soal SK penempatan CPNS formasi tahun 2018 secara khusus bagi para calon tenaga guru.(des)