NABIRE – Sekelompok petani di Kampung Lagari Jaya jalur I Distrik Makimi, Kabupaten mengeluhkan amblesnya irigasi atau pengairan sawah dan kolam ikan mereka lantaran terserap kedalam tanah. Hal ini beberapa kali dikeluhkan ke dinas maupun pihak aparat kampung, namun belum ditanggapi hingga kini.  Seorang petani, sebut saja Mbah Dul beralamat di Kampung Lagari Jaya Makimi mengeluh dan menyampaikan saluran pengairan sejumlah warga tidak bisa mengalir ke warga yang lain. Ketika ditanya apa sebabnya? Mbah Dul yang keseharian mengantungkan nasibnya di bidang pertanian dan perikanan ini mengatakan, hal itu sering dilaporkan ke aparat kampung atau yang mengawasi bidang pertanian, tetapi tidak digubris hingga saat ini, bahkan dirinya pernah menimbun dengan pasir dan semen dua (2) sak dan namun tidak bisa dan tetep amblas lagi.Melihat laporan tersebut, awak media ini diajak untuk melihat saluran yang terletak di belakang rumahnya. Ketika sampai ternyata benar dan terlihat ada retakan yang amblas sehingga air masuk dan diperkirakan air keluar ke saluran sebelah.Dengan harapan ada bantuan dari pihak dan dinas terkait, dirinya tak hentinya untuk dapat memberikan solusi yang terbaik. Kita ketahui, saluran atau pengairan tersebut sangat dibutuhkan oleh sekelompok petani untuk mengairi sawahnya. (wan)