Pertama Kalinya Gubernur Meki Datang dan Bermalam di ILaga

PUNCAK - Gubernur Provinsi Papua Tengah, Meki Nawipa, S.H dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah, Deinas Geley, S.So.,M.Si, melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) sekaligus melakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pembangunan guest house dan pemberian bantuan bagi pengungsi yang berada di wilayah Kabupaten Puncak, Jumat (08/08/25) pukul 10.00 WIT. Kedatangan Gubernur Meki dan rombongan disambut langsung Bupati Puncak, Elvis Tabuni, SE., M.M dan Wakil Bupati, Naftali Akawal, SE, Ketua DPRK Puncak, Thomas Tabuni, SE, Plt. Sekda Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, S.Sos, Forkopimda Kabupaten Puncak, serta sejumlah pimpinan OPD.
Setelah tiba di Bandara Amungguru Ilaga, Kabupaten Puncak, rombongan Gubernur Meki dan Forkopimda Provinsi Papua Tengah langsung beristirahat atau melakukan transit di Kantor Bupati Puncak. Selanjutnya menuju Aula Nagelar untuk bertatap muka dan berdialog dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, kepala distrik, kepala kampung dan juga warga masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah mengatakan, inilah saatnya pemerintah Provinsi Papua Tengah khususnya Kabupaten Puncak untuk dibangun, karena sudah tidak ada konflik. Tidak ada sesuatu yang kekal dalam hidup ini, karena menjadi seorang pemimpin itu adalah amanah titipan Tuhan.
“Ko punya kabupaten ko bangun dia, kita harus gotong royong membangun daerah, saya bangga dengan Bupati Puncak, Bupati Intan Jaya, mereka benar-benar membangun daerahnya. Saya percaya diri bahwa lima tahun kedepan tidak ada perang lagi, tidak ada bakar-bakar lagi, anak-anak sekolah bersekolah dengan gembira, gereja buka, masyarakat beraktifitas seperti biasa,” tuturnya.
Dirinya selaku gubernur berkomitmen akan mendukung penuh pembangunan di Kabupaten Puncak. Mulai dari pembangunan fisik mapun pembangunan non fisik, terutama bidang pendidikan dan kesehatan. Puncak harus berubah dibawah kepemimpinan Elvis Tabuni dan Naftali Akawal.

Sementara itu, Bupati Elvis Tabuni, SE., M.M ketika menyambut gubernur beserta rombongan di Aula Nagelar mengatakan, selamat datang untuk Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah di Puncak. Dirinya terharu karena untuk pertama kalinya seorang gubernur mau datang dan bermalam di Ilaga, hanya demi melihat masyarakat Puncak dan mendukung pembangunan Puncak.
“Ini sejarah di Papua Tengah, ditengah keterbatasan kita tetap bekerja untuk mengembalikan daerah ini (Ilaga red) menjadi daerah yang damai dan maju. Saya ingatkan kita semua untuk tidak kehilangan harapan, atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Puncak kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang di Kabupaten Puncak,” ungkapnya.
Sambil berlinang air mata, Bupati Elvis Tabuni teringat orang-orang tua yang dahulunya membawa masuk pendidikan di Ilaga. Dan yang menjadi guru pertama di Ilaga adalah orang-orang Suku Mee, termasuk bapak atau orang tua dari Gubernur Papua Tengah saat ini. Sehingga, ketika dirinya memberikan sambutan, dirinya menangis karena tanpa kehadiran guru-guru tersebut, masyarakat Puncak tidak akan seperti sekarang ini.
Menurut Elvis, sejak dirinya dan Wakil Bupati Naftali Akawal resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupten Puncak, sejumlah program telah dibuat. Mulai dari program beasiswa keluar negeri untuk anak-anak asli Puncak, membangun kembali sekolah-sekolah yang sempat tutup akibat konflik sosial, program kesehatan, program ekonomi masyararakat, juga infrastruktur. Salah satunya, adalah pembangunan guest house di Distrik Gome.

Warga masyarakat Kabupaten Puncak hanya meminta kepada pemerintah untuk melihat masyarakat dengan hati. Khususnya, Kabupaten Puncak sektor keamanan menjadi faktor utama yang harus diperhatikan oleh pemerintah, dan pihak keamanan untuk tidak lagi ditambah di Kabupaten Puncak. Karena, masyarakat Kabupaten Puncak saat ini sudah hidup dengan tenang. Sehingga kehadiran keamanan di Kabupaten Puncak bukan menjadikan sesuatu yang ditakuti masyarakat. (cad)
Bagikan artikel ini



