Persipura Tumbang di Kandang, Adhyaksa FC Kunci Tiket Super League

JAYAPURA - Persipura Jayapura harus menelan pil pahit setelah takluk 0-1 dari Adhyaksa FC pada laga playoff Championship di Stadion Lukas Enembe, Jumat (8/5/2026). Kekalahan ini sekaligus mengubur mimpi Mutiara Hitam untuk kembali tampil di Super League musim depan.
Atmosfer stadion yang bergemuruh sejak kick-off pukul 15.00 WIB sempat membakar semangat tuan rumah. Ribuan suporter memberikan dukungan penuh, namun tekanan besar justru menjadi beban tersendiri bagi Persipura dalam laga penentuan tersebut.
Tim tamu tampil dengan pendekatan taktis yang disiplin. Pasukan asuhan Ade Suhendra memilih bermain rapat dan mengandalkan serangan balik cepat. Strategi itu terbukti efektif saat Adilson Silva mencetak gol pada menit 45+1’, memanfaatkan celah di lini pertahanan Persipura.
Gol di penghujung babak pertama itu menjadi pukulan telak bagi tuan rumah. Meski lebih dominan dalam penguasaan bola, Persipura kesulitan menembus pertahanan solid Adhyaksa FC. Dari pinggir lapangan, pelatih Rahmad Darmawan terus menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap tenang, namun eksekusi di lapangan kerap terburu-buru.
Memasuki babak kedua, Persipura meningkatkan intensitas serangan. Pergerakan Gunansar Mandowen dan Jeam Kelly Sroyer dari sisi sayap beberapa kali merepotkan pertahanan lawan. Sayangnya, penyelesaian akhir menjadi titik lemah yang tak kunjung teratasi.
Di sisi lain, kiper Jefri Wibowo Suliarno tampil gemilang di bawah mistar. Ia berulang kali menggagalkan peluang emas Persipura, menjaga keunggulan tipis timnya hingga akhir laga.
Adhyaksa FC semakin menegaskan keunggulan dengan permainan disiplin di 20 menit terakhir. Pengalaman Makan Konate di lini tengah membantu tim tetap tenang dalam menghadapi gempuran tanpa henti dari tuan rumah.
Meski sempat mendapatkan peluang melalui bola mati, Persipura gagal memanfaatkannya menjadi gol penyeimbang. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Adhyaksa FC tetap bertahan.
Hasil ini memastikan Adhyaksa FC melangkah ke Super League, sementara Persipura Jayapura harus kembali menunda ambisi mereka untuk bangkit ke kasta tertinggi. Kekalahan di hadapan publik sendiri menjadi pukulan berat bagi tim kebanggaan Papua tersebut—sebuah akhir pahit dari perjuangan panjang musim ini. (ppn)
Bagikan artikel ini


