Pernyataan Cabup Mesak Magai Ditanggapi Marselus Gobay
NABIRE – Pernyataan calon bupati nomor urut 2, Mesak Magai seperti dilansir media ini dengan judul “Mesak Magai Ingatkan Pj Bupa
NABIRE – Pernyataan calon bupati nomor urut 2, Mesak Magai seperti dilansir media ini dengan judul “Mesak Magai Ingatkan Pj Bupati Tak Lakukan Pelantikan Pejabat” ditanggapi oleh Ketua DPC Partai Demokrat Nabire, Marselus Gobay.
Dalam rilisnya yang dikirim ke Papuapos Nabire, sejumlah poin disampaikan Marselus Gobay untuk menanggapi komentar Mesak Magai. Dikatakan Marselus Gobay, Paslon dan Tim Kampanye tidak usah sibuk urus urusan pemerintahan cq. soal keuangan Pilkada, pelantikan eselon II, III, VI dan lain-lain. Sebaiknya fokus kawal KPU dalam melaksanakan tahapan PSU, terutama PPDP dalam melakukan Coklit, sampai penetapan DPT.
Lanjut Marselus Gobay, jikalau benar akan dilakukan pelantikan eselon II, III dan IV dan itu sesuai aturan dan ada ijin dari Mendagri, tidak ada masalah. Jika dianggap tidak sesuai aturan dan ada yang merasa dirugikan, silahkan proses hukum melalui PTUN.
“Terkait pernyataan "Jangan memancing situasi menjadi Kacau" sesungguhnya pernyataan ancaman dan pelecehan terhadap Gubernur Papua dari Cabup nomor urut 2 inilah yang memancing situasi akan jadi kacau,” ujar Marselus Gobay.
Lebih lanjut dikatakan, ancaman untuk menggelar demo, kerahkan masa inilah jadi memancing situasi jadi kacau. Hal ini berdampak meresahkan warga Nabire dan bisa jadi para pendukung berhadapan. Lanjutnya, demo mengantar Pj. kembalikan ke Gubernur itu bagian dari pelecehan terhadap Gubernur Papua.
"Selaku kader Demokrat kami tersinggung dan semoga Gubernur dan pendukungnya juga tidak tersinggung,” katanya.
“Saya jadi heran saja, ketika mantan bupati ID melantik eselon II, III dan IV, kepala kampung dan RT-RW, Cabup MM slow-slow saja tapi di masa Pj. Bupati ini baru dengar isu-isu saja sudah agresif sekali, ada apa ya ?” tanya Marselus Gobay.
Lanjut dia, sebaiknya fokus kawal kinerja KPU dan Bawaslu yang pernah gagal dari pada urus kinerja pemerintah cq. pelantikan eselon yang tidak ada hubungan langsung dengan Pilkada.
“Mari kita sibuk urus PSU Pilkada Nabire agar tidak terjadi PSU yang kedua kali lagi. Kita fokus urus PSU agar Nabire secepatnya mendapat Bupati dan Wakil Bupati definitif yang amanah,” tuturnya. (ros)
Bagikan artikel ini



