Perlu Perhatian Khusus untuk SMPN 9 Nabire ?
NABIRE - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah (Dinkes PPT) melaksanakan Gelar Aksi Bergizi, diantaranya makanan bergizi, obat tambah darah, P3K, air layak pakai, serta juga kantin sekolah dan yang menjadi poin penting dalam kunjungan di SMP Negeri 9 adalah akses jalan ke sekolah yang cukup jauh dan masuk ke dalam.

NABIRE - Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah (Dinkes PPT) melaksanakan Gelar Aksi Bergizi, diantaranya makanan bergizi, obat tambah darah, P3K, air layak pakai, serta juga kantin sekolah dan yang menjadi poin penting dalam kunjungan di SMP Negeri 9 adalah akses jalan ke sekolah yang cukup jauh dan masuk ke dalam.
Dikatakan Kepala Seksi Promosi Kesehatan, Bidang Kesehatan Masyarakat dan Pengendalian Penyakit, Bernadeta Bunapa, Jum'at (23/08/2024), pengecekan air bersih yang susah, akses jalan masuk ke dalam sekolah cukup jauh dan sekolah yang tidak nyaman, hal ini sangat berdampak pada kesehatan anak menjadi buruk.
Lanjutnya, sehingga masalah-masalah yang ada di sekolah ini perlu ditangani dengan serius oleh dinas terkait dengan baik, dan di sisi lain pencegahan stunting itu penting.
Di sisi lain, untuk menindaklanjuti surat dari kementrian kesehatan dalam memperingati Hari Kemerdekaan Republik ke-79, untuk melaksanakan gerakan aksi bergizi untuk anak sekolah SMP dan SMA di Papua Tengah.
"Aksi bergizi ini berkolaborasi dengan dinas pendidikan yang pada hari ini Jumat (23/08/2023), kami melaksanakan kegiatan aksi bergizi di SMP Negeri 9 Kalibobo," ujarnya.
Kegiatan di pagi hari ini sekitar pukul 09.00 WIT, Dinkes PPT dan siswa-siswi beserta guru di SMPN 9, melakukan senam bersama dengan siswa dan guru, dilanjut dengan sarapan pagi bersama siswa dan siswi SMP dan guru, dan edukasi kesehatan.
"Kegiatan di pagi hari ini, melakukan pemantauan untuk kantin sekolah sehat yang belum ada, ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) yang belum ada dan masih bergabung dengan ruang perpustakaan," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 9 Nabire, Joel Srojer, S.Pd dalam wawancaranya mengucapkan, terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam hal ini Dinkes untuk program aksi bergizi semoga keempat program ini bisa berjalan dengan baik.
Diantara makanan bergizi, obat tambah darah, P3K, bahkan air layak pakai, serta juga kantin sekolah. Joel selaku Kepsek SMPN 9 berharap, untuk sekolah SMP Negeri 9 berdiri pada tahun 2014/2015 dan sampai saat ini belum mempunyai akses jalan.
"Kami masih numpang lewat jalan warga, dan di kelilingi oleh sungai dan kalau hujan deras kami tidak bisa sekolah, terlebih lagi jika sekolah tergenang air dan kedua jembatan tenggelam, maka harapan kami pemerintah agar membantu kami," ucapnya.
Tambahnya, perlu diketahui bahwa jumlah siswa/i OAP di sekolah tersebut sebanyak 292 dan di sisi lain SMPN 9 belum mempunyai ruang UKS, serta belum mempunyai ruang guru, ruang musholla dan juga belum adanya pagar sekolah.(edi)
Bagikan artikel ini



