Perintis SD Kartika VI-3 Nabire Ungkap Komitmen Kuat TNI untuk Masyarakat

NABIRE - Sebuah inisiatif pendidikan yang lahir dari kepedulian terhadap anggota TNI dan masyarakat sekitar kini telah menjelma menjadi harapan baru bagi dunia pendidikan di Nabire. Adalah SD Kartika VI-3 Nabire, sekolah perintis di bawah naungan Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 173 Cabang VI Cenderawasih, yang secara resmi membuka pintunya bagi anak-anak di Kabupaten Nabire.
Ketua Yayasan Kartika Jaya Koordinator Korem 173 Cabang VI Cenderawasih, Jeni Ohestina Usmany, menjadi sosok sentral di balik berdirinya sekolah ini. Ditemui saat wawancara di lokasi sekolah pada Selasa (11/11/2025), Jeni Usmany berbagi cerita tentang visi dan motivasi pendirian SD Kartika VI-3.
"Kita semua tahu bahwa TNI ini ada untuk masyarakat," ujar Jeni Usmany, menegaskan filosofi dasar keberadaan institusi ini. Kepindahan Korem 173 dari Biak ke Nabire memunculkan kebutuhan mendesak, terutama dalam hal pendidikan bagi anak-anak anggota.
"Kita lihat bahwa yang pertama anak-anak anggota kita hrs sekolah. Utk mendapatkan sekolah sesuai aturan kapasitas rombongan belajar agak susah krn di daerah sekitar korem hanya ada 1 SD Inpres, menjadi alasan kuat bagi Yayasan untuk bergerak cepat mendirikan lembaga pendidikan.
Awalnya, inisiatif pendirian sekolah ini dimulai secara mandiri. Namun, Jeni Usmany menyampaikan rasa syukur mendalam atas dukungan besar dari pusat. "Puji Tuhan, terima kasih karena Ibu Ketum, Ibu Kasad, beliau juga adalah Ketua Umum YKJ Pusat. Ibu Ketum sangat membantu kita, Beliau sangat peduli," ungkapnya.
Bantuan yang signifikan tersebut bukan jumlah yang sedikit—memastikan sekolah ini dapat berdiri tegak hingga saat ini. Kehadiran SD Kartika VI-3 bukan sekadar pelengkap, melainkan embrio dari cita-cita besar.
"Kita berharap ke depannya sekolah ini bisa menjadi sekolah unggulan. Salah satu sekolah unggulan di Nabire," tandas Jeni Usmany, membeberkan langkah strategis ke depan. Keunggulan yang akan ditonjolkan adalah penggabungan kurikulum Merdeka dengan ciri khas Yayasan Kartika Jaya yg menerapkan 5 Nilai kartika antara lain :berbudi luhur, disiplin, cinta tanah air, cerdas, terampil.
Ciri khas tersebut terletak pada komitmen bahwa setiap lulusan SD Kartika VI-3 harus mampu mengamalkan Lima Nilai Kartika yang dicanangkan oleh Yayasan Pusat. Namun, tak hanya itu, sekolah ini juga berfokus pada keunggulan di bidang Bahasa Inggris.
"Unggul dalam bidang apa? Bahasa Inggris. Karena sejak kelas 1 SD, itu anak-anak sudah diajari untuk berbahasa Inggris. Gurunya ada," tegasnya, menyoroti kurikulum yang maju. Ia juga berterima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Nabire yang turut menyuplai guru-guru ASN dari Dinas Pendidikan.
Jeni Usmany menegaskan bahwa pintu sekolah terbuka lebar. "Yang pertama anak kami, anak-anak tentara. Yang kedua masyarakat di sekitar korem, dan masyarakat umum juga," tutupnya. Sekolah ini hadir untuk memberikan kontribusi terbaik bagi anggota TNI, masyarakat di sekitar Korem, dan seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, dengan harapan besar mencetak generasi unggul yang berkarakter dan menguasai bahasa.(sam)
Bagikan artikel ini


