NABIRE - Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, melalui Pengawas SMP/MTS, Suratmah, S.Pd., M.Pd., menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ke-1447 Hijriah yang digelar di Aula Yapis, Rabu (10/09/2025). Dalam sambutannya, Suratmah menyampaikan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Suratmah membuka sambutannya dengan mengajak seluruh hadirin untuk bersyukur atas kesempatan memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ia juga mengajak para hadirin untuk selalu bershalawat kepada Nabi Muhammad, keluarga dan para sahabatnya, seraya berharap bisa mendapatkan syafaat beliau di hari akhir kelak.

Lebih lanjut, Suratmah menekankan bahwa sebagai umat Islam, setiap individu wajib meneladani akhlak Rasulullah yang telah membawa manusia dari zaman kegelapan menuju zaman yang terang benderang. 

Untuk menguji pemahaman para siswa, ia mengajukan pertanyaan tentang empat sifat wajib Rasulullah: sidiq, amanah, tabligh dan fathonah. Meskipun tidak menjelaskan secara rinci, dirinya menyerahkan penjelasan lebih mendalam kepada ustazd yang akan mengisi acara tersebut.

Dalam konteks pendidikan, Suratmah mengungkapkan kebingungannya melihat kontradiksi antara upaya sekolah dalam membentuk karakter siswa dan contoh-contoh buruk yang kerap disaksikan masyarakat di televisi. Ia menyoroti fenomena degradasi moral yang sering terjadi, seperti maraknya perundungan dan penjarahan, yang menurutnya perlu diwaspadai agar umat Islam tidak tersesat.

Suratmah juga memberikan pesan khusus kepada para siswa untuk senantiasa menghormati orang yang lebih tua, terutama guru yang sedang menyampaikan ilmu. 

Ia mengungkapkan keprihatinannya saat menemukan siswa yang justru tidur saat guru sedang mengajar. Menurutnya, hal ini menunjukkan kurangnya penghargaan terhadap ilmu dan guru.

Mewakili dinas pendidikan, Suratmah mengapresiasi kolaborasi antara SMP dan SMA Yapis dalam penyelenggaraan acara Maulid Nabi ini. Namun, ia juga menyampaikan kerinduannya akan kebersamaan, berharap agar semua jenjang sekolah—SD, SMP dan SMA—yang berada dalam satu lokasi dapat bersatu dalam setiap kegiatan.

Dengan nada penuh harapan, ia secara khusus menitipkan pesan kepada ketua yayasan, untuk bisa menyatukan semua jenjang pendidikan di acara-acara mendatang. Ini dilakukan agar seluruh siswa dan guru bisa merasakan kebersamaan dan membangun sinergi yang lebih kuat.

Peringatan Maulid Nabi ini diharapkan tidak hanya menjadi sebuah perayaan seremonial, tetapi juga momen refleksi bagi seluruh insan pendidikan di Kabupaten Nabire untuk kembali menguatkan fondasi akhlak mulia dan karakter yang baik, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW.(sam)