DEIYAI - Gereja Katolik, Stase Simon Sirene Okomokebo, Paroki Waghete telah dibangun sejak 76 tahun lalu, tepatnya 28 Desember 1949 dan diresmikan oleh Pastor Leo Boersman, dari Ordo, Fransiskan.

Gereja Katolik Simon Sirene Okomokebo, termasuk Gereja Katolik tertua di wilyah Dekenat Tigi, Keuskupan Timika.

Peringati HUT Gereja Katolik Simon Sirene Okomokebo ke-76 tahun 2025 dilaksanakan melalui ibadah Syukur. Dengan penuh syukur dan sukacita perayaan ini diikuti seluruh umat Stase Simon Sirene Okomokebo, pada 28 Desember 2025, bertempat di gereja tersebut.

Ibadah Syukur HUT Gereja Katolik Stase Okomo yang dirayakan, sekaligus dengan perayaan natal bersama seluruh umat Stase Simon Sirene Okomokebo, di Gereja.

Usai perayaan ibadah syukur dilanjutkan dengan acara pemotongan kue ulang tahun yang ke-76 tahun, sebagai sebuah acara inti prosesi peringatan HUT Gereja Katolik Stase Simon Sirene Okomokebo, Paroki St. Yohanes Pemandi di Waghete, Deiyai.

Ketua Panitia, Michael Bukega, melalui anggota panitia, Robert Pekei, mengatakan peringati Gereja Katolik Stase Okomo ini setiap tahun dirayakan, seperti tahun ini 2025.

"Untuk tahun ini diperingati HUT melalui ibadah syukur. Perayaan HUT ini sekaligus dirayakan natal bersama. Karena HUT masih dalam bulan Desember," katanya.

Menurutnya, salah satu tujuan pelaksanaan untuk mengenang kembali sejarah kehadiran gereja katolik di wilayah Okomo dalam membina iman umat dan memperkuat visa gereja dalam menjalankan tugas pelayanan umat dalam menggereja.

"Melalui momen HUT ini juga menjadi sebuah momen sangat penting untuk mengevaluasi dan mengontroveksi kehidupan menggereja, terutama dalam tugas pelayanan umat dalam bina iman dimulai dari keluarga, kombas, hingga paroki dalam wilayah pelayanannya," tambahnya.

Melalui momen peringatan HUT tersebut, ia juga mengharapkan dapat menguatkan iman umat untuk terus tingkatkan karya-karya pelayanannya, membangkitkan semangat umat dalam menjalankan kegiatan-kegiatan di gereja maupun tugas pelayanan lainnya.(hbb)