INTAN JAYA - Bupati Kabupaten Intan Jaya Natalis Tabuni, SS.,M,Si meminta dan menyediakan waktu untuk peresmian asrama mahasiswa Jayapura dalam pekan ini, namun maksud dan tujuan yang baik ini ditolak oleh mahasiswa asal Kabupaten Intan Jaya yang berasal dari kota study Jayapura dengan meminta agar waktunya dimundurkan saja. Sehingga bupati secara tegas meminta agar para mahasiswa tidak mengatur jadwal dan memaksakan pemerintah, karena ada banyak kegiatan tugas dan tanggung jawab pembangunan yang harus diselesaikan oleh pemerintah daerah, untuk itu Bupati Natalis akan menyediakan waktu lagi setelah 17 Agustus dan Turun Kampung (Turkam) di beberapa distrik yang ada di Kabupaten Intan Jaya.Karena setelah 17 Agustus Bupati akan mengadakan kegitan Turkam, Sidang Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan tahun anggaran 2015 (APBD-P) dan sejumlah kegiatan lainnya, sehingga dengan banyaknya kegiatan bupati serta wakil bupati, maka bupati minta agar jadwal peresmian asrama tidak ditentukan oleh mahasiswa akan tetapi waktunya akan ditentukan kemudian oleh pemerintah.Demikian dikatakan Bupati Natalis Tabuni melalui Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kabupaten Intan Jaya Titus Agimbauw, SH kepada Papuapos Nabire Rabu (5/8) kemarin di Siriwini seraya menambahkan, mahasiswa harus berterima kasih, sebab visi dan misi Intan Jaya Pintar melalui pembangunan asrama telah selesai dibangun.Lanjutnya, tujuan pemerintah membangun asrama permanen dan membayar kontrakan itu guna menyediakan tempat tinggal yang layak dan mahasiswa itu tugasnya kuliah untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan kembali ikut membangun Intan Jaya bersama pemerintah dan ikut mensejaterahkan  masyarakat yang ada saat ini kearah yang lebih baik di masa yang akan datang.Sehingga dengan bantuan pendidikan yang selama ini diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Intan Jaya guna menjawab visi dan misi Intan Jaya Pintar dan kini ada tim teknis sedang menyiapkan dan menyusun Peraturan Bupati (Perbub) menyangkut bantuan studi, dengan demikian mahasiswa bisa tau batas waktu kapan selesai study sesuai bantuan pendidikan tersebut dan ketentuan kuliah yang resmi di perguruan tinggi.Dan bagi mahasiswa yang baru masuk kuliah tidak mungkin langsung diberikan bantuan pendidikan, akan tetapi bagi mahasiswa asal Intan Jaya akan diberikan bantuan pendidikan, jika yang bersangkutan sudah berada di semester tiga yang bisa dibuktikan dengan syarat dari kampus dimana mahasiswa tersebut sedang kuliah.Untuk itu, perlu diketahui oleh semua mahasiswa/i asal Kabupaten Intan Jaya bahwa penyaluran bantuan pendidikan untuk tahun 2015 hampir selesai dilakukan dan bagi yang belum dapat diharapkan untuk koreksi nomor rekening kembali, karena pemerintah hanya menerima data dari ketua ikatan masing–masing kota study, sehingga ada kesalahan bukan ke Kabag Kesra akan tetapi kembali pada Ketua Ikatan dan Mahasiswa/i tersebut.Dan kepada ketua–ketua mahasiswa yang ada di sejulmah kota study agar menjadi mitra pemerintah daerah dalam menyediakan data para mahasiswa dan mahasiswi asal Intan Jaya agar penyaluran bantuan tepat sasaran dan membantu mahasiswa/i agar selesai tepat waktu yang ditentukan. (des)