Perdana, KTIH Mulai Dilombakan pada STQH 2025

NABIRE - Acara Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) yang perdana digelar di Provinsi Papua Tengah ada kategori baru yang dilombakan di tingkat provinsi maupun nasional. “Biasanya selama ini karya tulis ilmiah yang diperlombakan hanya Alquran, tapi tahun ini diselenggarakan Karya Tulis Ilmiah Hadis (KTIH)," ujar Dewan Hakim KTIH, Abdul Rahim, S. Sy.,S.Ag.,M.H, di lokasi penyelenggaraan STQH, SD Muhammadiyah Nabire, Sabtu (12/07/2025).
Cabang KTIH bertujuan menggali nilai-nilai hadis dan mengaitkannya dengan isu-isu aktual. Tahun ini, tema yang diangkat adalah ketahanan pangan, sebuah topik yang dinilai sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.
Peserta diminta mengkaji bagaimana Rasulullah SAW membangun sistem ketahanan pangan. Ini membuktikan bahwa hadis dapat dijadikan rujukan strategis dalam menghadapi tantangan zaman.
Ada beberapa kriteria penilaian pada perlombaan ini, diantaranya bobot materi yang terkait dengan kebaruan ide dan referensi yang digunakan. Kriteria selanjutnya, yaitu logika berpikir yang terkait dengan bagaimana sistematika pemikiran peserta.
“Kriteria terakhir yakni bahasa, ini yang dinilai yaitu ketepatan bahasa, titik, koma, diksi, pilihan kata hingga konjungsi, semua kriteria ini berkaitan,” ujarnya.
Perlombaan KTIH para peserta yang lolos final peserta akan, diberi waktu selama lima menit untuk mengikuti sesi munaqasyah atau wawancara mendalam untuk menguji pemahaman terhadap makalah yang ditulis, bertujuan untuk mengkomunikasikan temuan, gagasan atau solusi dari suatu permasalahan secara sistematis dan logis.
"15 menit berikutnya untuk presentasi dari dewan hakim yang akan mengajukan pertanyaan, setiap dewan hakim diberi kesempatan bertanya hanya sekali saja," ungkapnya.
Durasi lomba dilaksanakan selama 9 jam. Selama batas waktu tersebut mereka dipersilakan menggunakan waktu sebaik-baiknya, jadi mereka bisa mengatur waktu untuk salat, makan, ke toilet dan sebagainya.
Cabang KTIH di Papua Tengah ada empat peserta yang ikut perlombaan yang baru ini, dua peserta dari Nabire yang berisikan putra dan putri, dari Puncak Jaya satu peserta putri dan dari Mimika satu peserta putri.(amd)
Bagikan artikel ini



