DEIYAI – Melihat peluang dan kesempatan yang ada untuk dapat mendatangkan Pendapatan Asli daerah (PAD) di Deiyai, sebagai dinas terknis, tentu tidak akan tinggal diam dalam mengelola potensi-potensi PAD yang ada.   Jika tidak terkelola secara baik, potensi-potensi PAD tidak akan memperoleh hasil yang maksimal.  

“Hasil yang diperoleh dari potensi PAD, akan digunakan lagi untuk bangun daerah. Maka setelah disahkan sejumlah Peraturan Daerah (Perda), sebagai dinas teknis, akan segera eksekusi di lapangan untuk jalankan pajak dan retribusi di wilayah Deiyai,” kata Kadis Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Deiyai, Pelipus Goo, S.Pd, kepada Papuapos Nabire melalui sambungan telepon.

Dikatakan, untuk menambahkan dana untuk bangun daerah, satu-satunya hasil dari pengelolahan potensi PAD yang ada. Kalau kita tidak kelola secara baik, tidak akan mungkin dapat dana untuk bangun daerah. Maka setelah disahkan, akan langsung eksekusi di lapangan berdasarkan Perda. 

Lebih lanjut dikatakan, selama lima tahun lalu potensi–potensi PAD yang ada di Deiyai, belum terkelola dengan baik dan maksimal. Sehingga pemerintah daerah masih merasa rugi memperoleh hasil pengelolaan potensi PAD yang cukup potensial di wilayah Deiyai.  Sehingga sementara masih  ada, bisa peluang dan kesempatan, untuk dapat dikelola semua potensi PAD yang ada. Pihaknhya sebagai dinas teknis, tetap terus akan berupaya maksimal untuk dapat mengelola baik dan maksimal berdasarkan sejumlah Perda yang akan disahkan nanti. 

Setelah disahkan sejumlah Perda, lanjut dia, akan lakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk diketahui tentang penagihan pajak dan retribusi di lapangan.  Untuk itu, pihaknya mengharapkan semua pelaku ekonomi bahkan warga masyarakat khususnya para pengusaha atau pihak–pihak yang akan dikenakan pajak dan retribusi, akan dapat didukung dan kerjasama yang baik dalam mengelola apa yang menjadi potensi PAD yang ada di wilayah Deiyai.  Jika ada pihak yang tidak memberi dukungan atau tidak memberikan kontribusi daerah melalui pembayaran pajak dan retribusi,   pihaknya akan tindak tegas dengan memberikan sangsi. Tetapi kalau pihak tetap terus memberikan kontribusi pajak dan retribusi, akan tetap  membangun daerah bersama pemerintah daerah, melalui berbagai bentuk pembangunan di Deiyai. 

Mengingat pentingnya kelolah potensi PAD, dirinya mengharapkan kepada semua pihak dan warga Deiyai, terus mendukung, kerjasama yang baik. Demi membangun daerah bersama pemerintah, agar Deiyai juga dapat maju seperti daerah lain di Indonesia. (hbb)