DEIYAI - Bertempat di aula Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan DPRD) Deiyai Selasa (17/12/24), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deiyai menggelar perayaan Natal Gabungan ASN, DPRD, TNI/Polri, Denominasi Gereja, Ormas dan Masyarakat.

Acara Natal ini dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Deiyai, Elimelek Edowai, S.Sos, Penjabat (Pj) Sekretariat Daerah (Sekda), Melianus Pakage, S.Ip., M.Kp, Kapolres Deiyai, Dandim 1703 Deiyai, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para Pekerja Gereja dari berbagai denominasi, pimpinan Ormas.

Dimana, Tema perayaan Natal gabungan tahun ini diangkat dari Alkitab Perjanjian Baru, Lukas Pasal 2 ayat 15: “Marilah sekarang kita ke Bethlehem”. Tema tersebut merupakan tema nasional yang diusung oleh Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI). Sedangkan Sub Tema adalah “Kehadiran Allah meneguhkan Iman Dalam Mewartakan Kabar Keselamatan”.

Perayaan Natal yang meriah dan berjalan khidmat ini, diisi dengan beberapa kegiatan, yaitu Ibadah, Sambutan, pemberitahuan Natal dan pembagian Doorprize, serta makan bersama.

Kelompok Pujian Paduan Suara serta Vokal Group dari beberapa keolompok dan denominasi juga ikut meramaikan jalannya ibadah. Di antaranya, Paduan Suara Gabungan Dewasa yang dibawakan dari Gereja Kingmi Koordinator Deiyai, Pujian Vokal Group dari GKI Yudea, Serta kelompok Yagamo ASN Deiyai.

Khotbah yang disampaikan, Pastor Paroki Deiyai Damianus Adii, Pr yang juga adalah pastor dekenat Tigi. Membawa khotbah yang dikutib dalam Matius 1:1-17, dimana dalam khotbahnya Pastor mengingatkan pentingnya merenungkan silsilah dalam masing-masing keluarga. Darah dan keturunan sangat berperan penting dalam melahirkan seorang pemimpin dan menciptakan perdamaian dunia.

“Pulanglah ke betlehem atau ke rumah masing-masing, atau ke tungku api masing-masing dan renungkan silsilah masing-masing. Apakah ada keselahan atau hal-hal yang

Belajar dari kelahiran Yesus, lanjut Pastor,”ujarnya.

 “Harus membersihkan yang kotor, membereskan yang kurang, menebus yang berdosa dan melanjutkan/mengatakan yang baik. Maka perdamaian dunia akan tercipta,”tambahnya. 

Sementara itu, dalam sambutannya Penjabat (Pj) Bupati Deiyai menyampaikan pesan pengampunan dan saling menghargai.

”Lewat tema ini setiap umat Allah dipanggil untuk bersama-sama menjumpai Yesus di Betlehem, di aman Yesus akan mengampuni, menyembuhkan dan peduli pada orang-orang kecil , orang sederhana serta orang yang dikucilkan dan terpinggirkan”, Kata Pj Bupati disela-sela sambutannya.

Pada momen ini juga, Bupati mengajak seluruh masyarakat Deiyai untuk mengucap Syukur, karena Proses pemilihan umum berjalan dengan baik dan lancar.

Pada momen ini juga, dirinya mengajak seluruh Rakyat Deiyai untuk mengucap Syukur karena pemilihan DPRD Kabupaten/Kota, Privinsi, DPR RI, DPD RI, Pemilihan Presiden dan wakil presiden serta pemilihan Bupati/wakil bupati serta Gubernur/wakil gubernur dapat berjalan dalam keadaan yang aman dan damai.

Ketua Panitia Natal, Melianus Pakage, SH dalam laporannya juga mengatakan bahwa dasar kegiatan perayaan Natal ini adalah Surat Keputusan Bupati Nomor 27 Tahun 2024, maksud kegiatan ini adalah meningkatkan kerjasama umat beragama. Sedangkan, sumber dana yang digunakan adalah dari DPA Sekretraiat Daerah Kabupaten Deiyai Tahun Anggaran 2024.

“Dasar pelaksanaan kegiatan Natal ASN, TNI, POLRI Dan masyarakat kabupaten Deiyai Tahun 2024 berdasarkan surat Keputusan Nomor 27 Tahun 2024. Perayaan Natal ini ada beberapa maksud di antaranya adalah meningkatkan Kerjasama umat beragama, mempererat tali persaudaraan dan mendorong umat untuk menghadirkan kelahiran Yesus”,ujar, Ketua Panitia.

Tak lupa, Kapolres Deiyai, AKBP. I Made Suartika, S.IP juga menyampaikan beberapa pemberitahuan sekaligus ucapan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh Masyarakat Deiyai yang telah bersama-sama pihak keamanan (TNI/POLRI) menjaga keamanan di Daerah Kabupaten Deiyai lebih khusus selama masa pemilihan Umum dan dilanjutkan dengan Natal.

“Saya sangat berterima kasih, karena sudah hampir selama dua setengah tahun telah bersama-sama dengan masyarakat Deiyai, namun tidak ada hal-hal yang negatif yang berakibat fatal. Apalagi dalam situasi pemilihan kemarin. Meskipun Deiyai masuk dalam daftar Zona Merah namun pemilihan berjalan lancar. Itu semua membuktikan bahwa masyarakat Deiyai sangat dewasa dalam berdemokrasi”, Kata Kapolres Deiyai. (Humas Deiyai YK/henbob)