NABIRE- Untuk mencegah penyebaran corona virus disease-2019 (covid-19, Fraksi PKB (F-PKB) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Deiyai, melakukan sosialisasi pencegahan terhadap bahaya virus corona dan pembagian sembako kepada di sejumlah tempat seperti di kampung Waitakotu, distrik Tigi Timur dan di distrik Bouwobado kabupaten Deiyai Papua. Di Kampung Waitakotu, penyerahan sembako dan sosialisasi dipimpin oleh Markus Mote selaku wakil Ketua II DPRD kabupaten Deiyai, sedangkan Yason Edowai juga sebagai ketua Komisi C DPRD Deiyai pimpin penyerahan sembako dan sosialisasi kepada masyarakat yang mendiami di Distrik Bouwobodo.  Untuk diketahui paket penyerahan bantuan sembako diantaranya 20 karung beras, 20 kardus Supermi, satu karung gula pasir dan minyak goreng. Paket bantuan disehkan langsung kepada kepala kampung bersama aparat kampung, tokoh agama dan masyarakat stempat. Dalam kesempatan itu warga setempat mendapatkan sosialisasi mengenai pola hidup sehat, cara mencuci tangan yang benar serta upaya pencegahan dan bahaya virus corona alias covid-19. "Benar, Jumat (24/4/2020)lalu, kami turun langsung ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi bahaya virus Covid 19, sekalian kami bagikan sembako," tutur Ketua FPKB DPRD kabupaten Deiyai, Naftali Magai, S.Pd. menjawab pertanyaan wartawan media ini, senin (27/4/20). Dikatakan Naftali, PKB dari rakyat dan harus kembali meringangkan beban rakyat memlalui kepedulian kader. Apalagi saat wabah separti ini rakyat benar-benar membutuhkan kehadiran wakil rakyat untuk turun merasakan beban mereka.  “Kami kader sudah salurkan bantuan berupa semboko dan memberikan pemahaman dan penguatan kepada masyarakat berupa sosialisasi di sejumlah titik terkait social distancing dan physical distancing,” ujar Naftali.  Dijelaskan Naftali, kesempatan itu warga setempat mendapatkan sosialisasi mengenai pola hidup sehat, cara mencuci tangan yang benar serta upaya pencegahan dan bahaya virus corona alias covid-19. Dampak dari pemerintah rumahkan masyarakat,Naftali mengaku, kehadiran F-PKB Deiyai sebatas meringankan beban hidup yang semakin sulit di masa pandemi Covid 19 agar masyarat disana tetap stay ad home. (eby)