JAYAPURA,- Kapolres Boven Digoel AKBP Yohanes Afri mengungkapakn sampai dengan saat ini pihaknya masih melakukan penyilidkan terkait aksi perampokan Bank Swasta oleh seorang pria bertopeng yang menggunakan senjata laras panjang beberapa pekan lalu di Asiki KAbupaten Boven Digoel.“Kasus perampokan Bank itu, masih kami lakukan penyilidikan sampai dengan saat ini sudah ada 12 orang saksi yang diperiksa termaksud bukti CCTV yang kami ambil,” ungkapnya saat ditemui di Jayapura, Sabtu (25/8) siang.Kata Afri, untuk ciri-ciri pelaku sendiri pun belum diketahui mengingat saat melakukan aksinya pelau mengenakan penutup muka sehingga dari bukti CCTV dan pemeriksaan saksi belum ada gambaran jelas.“Untuk pelaku kami belum bisa pastikan mengingat saat merampok pelaku mengenakan masker wajah sehingga tidak ada gambaran dari para saksi,” ungkapnya.Saat ditanyakan apakah pelaku perampokan merupakan oknum anggota, mengingat senjata yang digunakan merupakan senjata milik Aparat keamanan? Kata Afri pihaknya belum bisa menduga-duga kerena kasus ini masih dalam penyilidikan.“Kami belum tau dan kami belum bisa menduga, aapkah itu oknum anggota TNI atau Polri kami masih dalami, bisa sja itu masyarakat sipil bersenjata, jadi tunggu saja kami masih dalami,” tegasnya.Afri Menambahkan saat ini terkait kasus perampokan Bank pihaknya telah membangun kerjasama dengan pihak TNI guna mengungkapa siapa pelaku perampokan tersebut.“Kami sudah bangun kerja sama dengan rekan TNI semenjak kasus permapokan menggunakan senjata tam dan kini kami masih lakukan koordinasi terus,” tegasnya.Sementara itu perlu di ketahui aksi perampokanmenggunakan  senjata laras panjang terjadi di sebuah bank swasta di distrik Asiki Kabupaten Boven Digoel pada Jumat 13 Juli 2018 lalu, dimana dalam aksi tersebut pelaku berhasil menggasak uang nasabah sebenar Rp.300 juta. Usai melakukan aksi perampokanya pelaku pergi menggunakan sebuah sepedah motor. (Laporan: Ridwan)