NABIRE – Aksi penyampaian aspirasi yang dilakukan mahasiswa dan pelajar asal Kabupaten Intan Jaya di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Kamis (23/7/2026), berlangsung aman, tertib, dan damai di bawah pengawalan aparat TNI dan Polri.

Massa bergerak dari sejumlah titik kumpul menuju Pasar Karang Tumaritis sebelum melanjutkan konvoi ke Kantor DPR Provinsi Papua Tengah untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada wakil rakyat.

Kepala Suku Mee Provinsi Papua Tengah, Melkias Muyapa, S.IP, yang turut memantau jalannya aksi, mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan berlangsung.

Menurut Melkias, aspirasi yang disampaikan mahasiswa dan pelajar Intan Jaya merupakan bagian dari hak demokrasi warga negara yang perlu mendapat perhatian dan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui jalur yang telah ditetapkan.

"Aspirasi yang disampaikan oleh mahasiswa dan pelajar Intan Jaya agar dapat diteruskan ke Pemerintah Pusat," ujarnya.

Ia menilai pengamanan yang dilakukan aparat TNI dan Polri telah berjalan secara profesional sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Sebagai Kepala Suku Mee Provinsi Papua Tengah, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada aparat TNI dan Polri yang telah mengawal jalannya aksi dengan baik sehingga seluruh kegiatan dapat berlangsung aman dan damai," katanya.

Melkias juga menilai aksi tersebut mencerminkan sinergi yang baik antara masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga ruang demokrasi. Menurutnya, kehadiran aparat bukan hanya untuk memastikan keamanan, tetapi juga menjadi wujud komitmen negara dalam menjamin kebebasan masyarakat menyampaikan pendapat secara damai.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan demi terciptanya situasi keamanan yang kondusif di Papua Tengah.

"Keamanan di Papua Tengah merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, mari saling menghormati dengan menjunjung tinggi nilai persaudaraan, tanpa membedakan suku, agama, maupun budaya," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, seluruh aspirasi yang telah dirumuskan peserta aksi diserahkan secara resmi kepada Wakil Ketua IV DPR Provinsi Papua Tengah, John NR Gobai, untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

Melkias berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat memperoleh perhatian dan diproses secara bijaksana demi kepentingan masyarakat.

"Kegiatan penyampaian aspirasi rakyat merupakan langkah demokratis yang patut dihargai. Aspirasi telah disampaikan secara damai dan kami berharap dapat ditindaklanjuti secara arif demi kepentingan masyarakat luas," tuturnya.

Aksi mahasiswa dan pelajar Intan Jaya berakhir dalam suasana kondusif. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan, kedewasaan berdemokrasi, serta komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga kedamaian di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Tengah.

Naskah ini telah disusun dengan gaya berita media arus utama menggunakan struktur piramida terbalik, bahasa yang lebih lugas, serta tetap mempertahankan substansi informasi dari data yang Anda berikan. (luk)