JAYAPURA - Gubernur Papua, Lukas Enembe secara resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan Mesak Magai, S.Sos, M.Si dan Ismail Djamaluddin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Senin (8/11/21) di Gedung Negara, Jayapura.

Seusai dilantik, dilanjutkan penjemputan bupati dengan tarian adat Suku Mee Mapiha Gaidaii diiringi lagu wani oleh masyarakat Mapiha di Kelurahan Bayangkara Jayapura sampai di halaman Balai Simapitowa. Disertai dengan waita bersama di halaman balai sekaligus ibadah ucapan syukur atas dilantiknya Bupati Nabire oleh Pastor Jhon Bunai, Pr di Balai Bayangkara Kota Jayapura.

Pemandu acara Wihelbolurdus Tebai mengatakan selamat datang Bupati Mesak Magai. Kata dia, orang Mapia hari ini menjadi bupati. Bukan orang Mapia marga, fam, keluarga dan lain sebagainya tapi Bupati Mesak Magai adalah orang umum semua masyarakat Kabupaten Nabire punya bupati.

Istilah kabupaten marga, fam, keluarga, ipar, sanak saudara dan lain sebagainya yang dilakukan selama 10 tahun sudah lewat. Dan kini saatnya sudah buka pintu melihat semua masyarakat Kabupaten Nabire karena orang Mapia bukan kejar jabatan dan kekayaan diri sendiri. Tetapi melihat secara umum khususnya di Kabupaten Nabire.  Dan bupati adalah salah satu masyarakat umum di wilayah Meepago. 

“Kami orang Mapia yang berasal dari tanah Mamta Kota Jayapura merasa bersyukur dan terima kasih kepada Tuhan. Maka hari ini mendapatkan kebahagiaan melalui doa, tetesan air mata sehingga kita mendapat bupati orang Mapia tapi melihatnya orang umum di Kabupaten Nabire dan di wilayah Meepago,” katanya.

Selanjutnya, akan dilanjutkan ibadah syukur dipimpin Pastor Jhon Bunai, Pr. Dalam kata pembukaanya menyampaikan, hari ini kita bahagia mendapat bupati baru di Kabupaten Nabire, menjadi perubahan baru. Hari ini kitab Yeremia Pasal 1-ayat 5 tergenapi itu sebelum engkau tertentu dalam rakit itu aku telah mengenal sebelum engkau lakukan aku telah menguduskan bukanlah rancanganmu. 

“Kita punya bupati yang dilantik pada hari ini perjuangan cukup panjang saya yakin dan percaya bahwa rancangan Tuhan jadi bupati,” katanya. 

Lanjut Pastor Bunai, bupati kita yang dilantik hari ini dia selama perjuangan sekemampuan dengan finansial mana mungkin dia jadi bupati tapi ini rancangan dari Tuhan semoga menjadi bupati kita di Kabupaten Nabire. 

Seusai ibadah syukur dilanjutkan sambutan-sambutan atau arahan yang disampaikan oleh bupati, Kepala Suku Simapitowa dan orang-orang yang mereka tentukan sebelumnya. Selanjutnya akan dilaksanakan makan bersama di halaman Balai Simapitowa Bayangkara. (modes)