NABIRE - Penjabat Bupati Nabire, dr. Anton Tony Mote yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Onesimus Bonay, SKM., M.Kes saat diwawancarai di ruang kerjanya usai Launching Gerakan Nabire Bersih 2021, Senin (14/6/21) mengatakan, sebagai anak Nabire mempunyai kewajiban untuk menjaga Kota Nabire agar menjadikannya sebagai kota yang bersih, indah dan elok bagi masyarakatnya.

Kata dirinya, sejak dirinya lahir dan besar di Kota Nabire mempunyai sebuah kerinduan untuk menjadikan Kota Nabire indah dan bersih dari sampah. Harus diakui, Nabire menjadi pusat kota sentral bagi sejumlah kabupaten yang ada di wilayah tengah Papua. Dan tidak bisa dipungkiri masalah sampah menjadi masalah yang harus diperangi bersama-sama, bukan dengan cara sendiri-sendiri. 

“Dengan adanya Gerakan Nabire Bersih 2021 diharapkan tidak ada lagi masalah sampah di Kabupaten Nabire. Dan sebagai anak Nabire inilah yang harus saya lakukan, dan inilah motivasi saya mulai hari ini mari kita sama-sama perangi sampah di Kota Nabire. Saya sebagai dokter, tahu bahwa sampah adalah membawa penyakit maka itu perlu saya perbaiki masalah sampah di Nabire ini, dan saya tahu apa dampak yang terjadi jika sampah ini tidak antisipasi dengan cepat mulai saat ini,” kata Penjabat Bupati Anton Mote.

Lanjutnya, Nabire memiliki panorama yang indah karena terletak di sebuah teluk yang indah. Dengan jumlah penduduk yang heterogen, membuat Kota Nabire ini lain dengan kabupaten-kabupaten yang ada di Papua. Dan Nabire kedepan harus menjadi kota tujuan obyek wisata yang tertinggi di Papua. Sehingga, dengan adanya kota yang bersih dan indah secara tidak langsung akan mendatangkan income bagi Kabupaten Nabire melalui obyek-obyek wisata yang ada di Nabire. 

“Bagaimana mereka (wisatawan, red) mau menikmati keindahan Kota Nabire kalau kanan kirinya sampah.  Inilah yang harus kita rubah.  Dengan merubah wajah Kota Nabire bebas dari sampah dan menjadikan masyarakatnya peduli dengan sampah, sehingga tidak ada lagi kita lihat sampah berserakan di jalan-jalan seperti yang kita alami selama ini,” ujarnya. (cad)