Penjabat Bupati, Jumat Pagi Monitoring Jumpaberlinde di Setiap OPD
DEIYAI – Sesuai dengan program Jumpaberlinde, Jumat (21/10/18), Penjabat Bupati F.X. Mote bersama para ASN, TNI dan Polri melaku
Bagikan
DEIYAI – Sesuai dengan program Jumpaberlinde, Jumat (21/10/18), Penjabat Bupati F.X. Mote bersama para ASN, TNI dan Polri melakukan senam pagi Wayase di halaman Kantor Bupati Deiyai di Tigido Waghete, Deiyai. Seusai olahraga bersama, para ASN dan TNI dan Polri melakukan pembersihan sampah dipinggir jalan raya, sekaligus Penjabat Bupati F.X.Mote, melakukan monitoring Jumpaberlinde di sejumlah OPD, salah satunya di halaman Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di perkantoran Tigido. Berdasarkan hasil monitoring, Penjabat Bupati Deiyai F.X. Mote, mengatakan, dari sekian kantor OPD yang dibangun, hanya Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang bangunan gedung kantor yang termegah dan terlihat bagus, karena telah memiliki gedung yang cukup besar, halaman kantor yang begitu luas bahkan juga penataan ruang kerja maupun penataan halaman kantor yang bagus, indah, bersih. “Saya merasa senang dan bangga, begitu bagus gedung kantor pemberdayaan dan perlindungan anak yang telah bangun ini. Model kantor seperti itulah wajah kantor yang indah, megah dari sekian kantor OPD yang dibangun di Deiyai, kantor ini bisa menjadi contoh bagi kantor-kantor lain,” kata mantan Kepala Bappeda Paniai ini.Oleh sebab itu, penjabat Bupati menyampaikan rasa bangga kepada para ASN yang bekerja di kantor ini dan selamat melaksanakan tugas dan fungsi sebagai pelayan perempuan dan anak di gedung yang dibangun ini. “Selain dibangun kantor yang megah ini mereka juga menyiapkan tempat penitipan anak. Jadi bagi ibu-ibu yang merasa terganggu dengan anaknya di tempat kerjanya, mereka bisa titipkan anaknya di kantor ini, sambil menjaga anak –anak mereka akan dapat mengisi dengan kegiatan-kegiatan keterampilan,” katanya.Untuk itu, penjabat bupati berharap kepada para ASN yang bekerja di kantor tersebut untuk terus meningkatkan tugas pelayanan, sehingga dengan melalui pelayanannya dapat menyiapkan anak–anak yang berkwalitas untuk masa depan Deiyai, Papua, Indonesia dan dunia. Terkait pelaksanan pameran hasil kerajinan tangan ibu-ibu, Frans menambahkan, pelaksanaan pameran bukan dilaksanakan secara seremonial belaka dan bukan hanya memberikan penialain, tetapi dapat memberikan motivasi dan dorongan bagi ibu–ibu atau orang lain agar dapat terbangun semangat kerja untuk dapat terus membangun Deiyai dan Papua yang lebih maju melalui karya-karyanya. (henbob)
Bagikan artikel ini



