NABIRE - Pada kegiatan penutupan kegiatan Gampang Asik Menyenangkan (Gasing)  dengan program berhitung cepat di Kabupaten Mimika pekan kemarin, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Marten Ukago, SE.,M.Si mengatakan, program pandai berhitung Gasing dipastikan akan mempercepat kemajuan pendidikan di 8 kabupaten wilayah Provinsi Papua Tengah.


Untuk itu, diharapkan kepada semua guru dan murid yang mengambil bagian pada kegiaatan pandai berhitung Gasing pada fase pertama hingga nantinya pada fase ketiga dan 4 diharapkan mencermati semua materi yang telah disampaikan oleh pihak pemateri.


Sebab ke depan tidak hanya kita terfokus pada program Gasing saja, tetapi akan ada lagi program peningkatan kapasitas guru dan juga program literasi dan numerasi, sehingga pemerintah memberikan kesempatan yang seluas-luasnya kepada para guru asli Papua untuk mengambl bagian pada kegiatan peningkatan kapasitas guru, karena untuk meningkatan mutu pendidikan di 8 kabupaten gurunya lebih dulu dibekali pengetahuan.


Apabila para guru yang mengikuti program peningkatan guru telah selesai dan kembali melaksanakan tugas, Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan berjanji untuk memberikan gaji kepada masing-masing guru yang mengikuti program peningkatan kapasitas guru dengan gaji sebesar Rp5.000.000 per bulan.


Karena setelah kegiatan Gasing fase 1 ini, dijadwalkan kegiatan fase Gasing 2 dan 3 akan dilaksanakan kembali di masing-masing kabupaten, sementara fase keempat program pandai berhitung cepat akan dilaksanakan secara khusus di Kabupaten Mimika dan Kabupaten Nabire sebagai kabupaten yang jumlah murid dan sekolah terbanyak.


Untuk itu, dari seluruh fase program Gasing akan dilakukan audit kembali guna melihat hasilnya, karena selaku Plt kepala dinas inginkan agar kita tidak saja menguji kemampuan anak atau peserta didik, tetapi harus kita dapat menguji para guru antar kabupaten agar dapat melihat daya serap para guru selama mengikuti program Gasing.


Karena ditargetkan pada tahun 2025 dan 2026, semua kabupaten yang ada di wilayah Papua Tengah sudah harus mengikuti lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) dari tingkat kabupaten, provinsi dan selanjutnya ke OSN tingkat nasional, sehingga semua fase program pandai berhitung diharapkan diselesaikan pada tahun 2024 ini.(des)