DEIYAI – Mahasiswa asal Kabupaten Deiyai yang tergabung dalam Wadah Forum Komunikasi Mahasiswa Deiyai se-kota study Jayapura, direncanakan akan menemui Pemerintah Deiyai, dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Deiyai.   Tatap muka dengan dinas P dan P Deiyai tersebut, akan membicarakan sejumlah hal terkait dengan  penyediaan asrama di kota study Jayapura bahkan hal pendidikan lainnya. Sebab, pihak pemerintah daerah  telah berjanji, namun hingga saat ini janjinya belum pernah diindahkan. Ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Deiyai se-kota study Jayapura, Elius Pekey menjelaskan, pemerintah Deiyai pernah sampaikan akan sediakan asrama di kota study Jayapura, namun hingga saat ini belum ada jawaban yang jelas.  Sesuai perjanjian Pemda Deiyai, pernah cek kembali ke Dinas P dan P sebagai dinas teknis yang menangani bidang pendidikan, namun belum juga ada reaksi yang positif hingga saat. Oleh sebab itu, lanjut dia, mahasiswa Deiyai sedang menunggu jawaban yang tepat, kapan akan direalisasikan sesuai janji Pemda. Sebab, tinggal dua bulan lagi mau masuk tahun baru 2016. Kapan lagi bisa dikabulkan sesuai perjanjiannya dalam rentang dua bulan ini. Karena sedikit lagi masuk tahun baru 2016 kita telah merencanakan akan menemui Pemda untuk menanyakan kembali sesuai perjanjiannya. Rencana pertemuan ini,  menurut dia, hanya dialog dengan para pejabat, melalui pertemuan nanti. dan kami tidak sampaikan aspirasi kami dalam bentuk aksi demo. Kemudian, tatap muka ini, dengan tujuan untuk mengecek kembali, sesuai perjanjian apakah bisa serius untuk bisa menjawab kerinduan para mahasiswa atau tidak dalam rentang waktu yang ada dalam tahun 2015 ini atau  jawaban mereka seperti apa nantinya. “Perjanjian ini sudah disampaikan ke mahasiswa, tetapi hanya janji diatas janji.  Apa yang dibicarakan bersama depan mahasiswa, semuanya ingkar janjinya. Tidak tahu kapan akan bisa menjawab kerinduan mahasiswa selama ini,” katanya kepada media ini, melalui saluran Handphone kemarin. Untuk itu, dirinya kembali mengharapkan, sesuai isi perjanjian pemerintah, dapat menjawab kebutuhan mahasiswa di kota study Jayapura agar para mahasiswa juga bisa nikmati hasil perhatian pemerintah, khususnya sarana asrama mahasiswa di Kota Jayapura. Sebab menurut dia, jumlah mahasiswa asal Kabupaten Deiyai cukup banyak jumlahnya dibandingkan dengan jumlah mahasiswa Deiyai di kota study lain di Indonesia. Oleh sebab itu, dirinya juga kembali mengharapkan, pemerintah dapat tepati janji dapat menjawab kebutuhan bagi para mahasiswa.   “Mahasiswa Deiyai ini adalah tulang pungggung pembangunan Deiyai kedepan, generasi penerus pejabat sekarang. Mereka yang akan estapetkan pembangunan di Deiyai, maka mari pemerintah sebagai pelayan masyarakat yang baik, jawab kerinduan dan tanggisan mahasiswa di Jayapura,” tandasnya. (henbob)