Pengukuhan Struktur PWM dan PWA di Papua Tengah, Akan Ada Pendidikan Tinggi Muhamadiyah di Papua Tengah?

NABIRE – Pengukuhan Pimpinan Wilayah Muhamadiyah (PWM) dan Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PSA) Papua Tengah masa jabatan 2022-2027. Dengan mengusung tema ‘bersinergi dan berkolaborasi untuk memperkuat militansi pimpinan dalam menggerakkan dakwah serta kemajuan di Papua Tengah’. Pengukuhan tersebut berlangsung di Aula Islamic Center, Jalan Merdeka, pada Sabtu (19/7/2025).

Ketua periode 2022-2027, Dahlan Kader, S.Ag, menyampaikan sesuatu yang menjadi perintis itu harus punya kesabaran, punya komitmen, membangun sinergitas dan membangun solidaritas serta membangun kekompakan itu agak sulit.
“Saya yakin dan percaya bahwa Muhamadiyah mampu menyatukan kita di daerah ini dengan dua pimpinan Muhamadiyah yang sudah terbentuk dan mereka telah bekerja untuk memberikan pelayanan kepada umat di Papua Tengah,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan dengan kiprahnya Muhamadiyah, dan dengan kemajuan yang diikuti sekarang sangat luar biasa, maka dari itu, teman-teman pengurus menerima amanat ini, karena ia yakin dan percaya akan berkolaborasi dengan PWM Jawa Timur.
“Pimpinan wilayah Jawa Timur, dipercayakan oleh pimpinan pusat Muhamadiyah untuk mendampingi pimpinan wilayah Muhamadiyah Papua Tengah, dalam mengemas program-program apa yang akan dibuat, yang bisa dilakukan dan yang bisa dikerjakan untuk membantu pemerintah daerah Provinsi Papua Tengah serta masyarakat yang ada di Papua Tengah,” katanya.
Ia juga merasa bangga kepada pimpinan Jawa Timur karena hadir dengan lengkap di Papua Tengah, untuk melihat secara dekat bagaimana potensi program pengembangan wilayah Muhamadiyah ke depan dan lebih khusus kepada pendidikan, kesehatan dan pengembangan ekonomi di Papua Tengah.

#Akan Ada Pendidikan Tinggi Muhamadiyah di Papua Tengah
Ditunjuknya Jawa Timur oleh Pimpinan Pusat Muhamadiyah agar mendampingi wilayah Muhamadiyah di Papua Tengah, maka PWM Papua Tengah akan membuat Roadmap untuk perguruan tinggi dan sesuai dengan potensi yang ada di wilayah Papua Tengah.
“Yang kami ingin bangun pendidikan tinggi dan program-program apa yang cocok untuk wilayah Papua Tengah. Dengan tidak mengabaikan kearifan lokal yang ada, karena Muhamadiyah bergerak secara umum dan mahasiswa-mahasiswanya bukan hanya orang Islam saja dan akan memberdayakan mahasiswa putra dan putri Papua,” katanya.

Kedepan PWM Papua Tengah akan terus berkolaborasi dengan PWM Jawa Timur. Karena sebagai pendamping sekaligus promotornya, maju dan tidak, cepat atau tidak, berlari atau jalan itu nanti bergantung bagaimana komunikasi antar wilayah Papua Tengah dan yang didorong pimpinan wilayah Jawa Timur.(edi)
Bagikan artikel ini



