NABIRE - Anggota DPRD Kabupaten Nabire Hj Katherina Maruanaya pada saat menghadiri acara Launching Produk Pengembangan SMK Berbasis Industri/Keunggulan Wilayah Pemanfaatan Talas dan Ubi Jalar menjadi Tepung sebagai bahan baku industri, Selasa (12/12) mengatakan, ini merupakan kegiatan selangkah yang lebih maju di dunia pendidikan. Sehingga selaku wakil rakyat di daerah ini secara pribadi maupun lembaga DPRD Kabupaten Nabire memberikan dukungan dan apresiasi yang setinggi-tingginya buat pihak guru dan murid SMK Negeri 1 Nabire atas keberhasilan membuat tepung dari ubi jalar dan talas, yang kini telah bekerja sama dengan 5 pihak Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang ada di daerah ini. Untuk itu, sebagai lembaga DPRD meminta adanya dukungan dan perhatian yang serius dari pemerintah daerah agar industri kue yang terbuat dari pangan lokal ini, bukan saja dijual di Nabire, tetapi keluar Nabire dan juga bisa dijual keluar Papua dan kue dari bahan pangan lokal ini bisa menjadi makanan khas Nabire. Dengan demikian pemerintah harus juga memberikan dukungan untuk penanaman makanan pokok ubi jalar dan keladi ini, akan tetapi juga soal pemasaran agar kelanjutan dari pembuatan tepung asal pangan lokal terus berjalan dan maju pesat, karena ini juga menjadi bahan utama pembelajaran bagi putra dan putri kita yang kini sedang menuntut ilmu dibangku pendidikan SMKN 1 Nabire. Sehingga dari kegiatan pembuatan tepung yang berasal dari ubi Jalar dan keladi itu akan menjadi nilai tambah ekonomi masyarakat, dimana pihak sekolah akan memproduksi tepung yang lebih banyak, karena permintaan pasar kue yang lebih banyak pula serta didukung oleh meningkatkanya kegiatan tanam ubi jalar dan keladi oleh masyarakat.(des) FOTO: 13-12-17-Anggota DPRD Katharina Maruanaya       Dinas PPKB Bantu Alat Dapur dan Bama ke Masyarakat NABIRE – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nabire tengah membantu alat dapur dan bahan makanan (Bama) kepada masyarakat di beberapa distrik kemarin (Selasa, 12/12). Penyerahan alat dapur dan bahan kepada masyarakat dari Distrik Wapoga, Kepulauan Mora dan Napan dipusatkan di Distrik Kepulauan Mora. Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nabire, Andrias Kambuaya saat dihubungi di ruang kerjanya, Selasa (12/12) mengatakan bantuan tersebut merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi peningkatan ekonomi keluarga dalam rangka mendukung program pemberdayaan ekonomi keluarga. Pemerintah menyediakan alat dapur dan bahan makan kepada warga untuk mendukung peningkatan ekonomi keluarga. Oleh sebab itu, penyerahan bantuan di Mora merupakan bantuan pemerintah untuk peningkatan ekonomi keluarga di Distrik Wapoga, Kepulauan Mora dan Napan. Hanya kegiatannya dipusatkan di Mora. Menurut Kambuaya, sebetulnya program ini dilaksanakan dalam tahun anggaran ini. Tetapi terhambat dengan perubahan kebijakan anggaran dari pusat sehingga baru bisa dilaksanakan dalam bulan Desember setelah perbaikan anggaran lewat APBD Perubahan. Kambuaya menjelaskan, selain bantuan kepada masyarakat tiga distrik, sebelumnya, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana telah melaksanakan sosialisasi dan bantuan serupa kepada masyarakat di Kelurahan Sanoba, Distrik Nabire dan Uwapa. Ia menambahkan, dalam bulan ini juga akan melaksanakan sosialisasi dan bantuan alat dapur dan bahan makanan kepada masyarakat di Distrik Teluk Umar, Yaur dan Nabire Barat.(ans)