Penganggur Dogiyai Gelar Rapat Evaluasi
NABIRE - Aliansi penganggur Kabupaten Dogiyai telah menyelenggarakan rapat wvaluasi dengan sejumlah agenda membahas tentang penerimaan pegawai CPNS tahun 2024, dengan harapan orang Kabupaten Dogiyai yang banyak menganggur diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan berlangsung pada Jumat, (14/6/2024), bertempat di aula Kotemoge, Dogiyai.

NABIRE - Aliansi penganggur Kabupaten Dogiyai telah menyelenggarakan rapat wvaluasi dengan sejumlah agenda membahas tentang penerimaan pegawai CPNS tahun 2024, dengan harapan orang Kabupaten Dogiyai yang banyak menganggur diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Kegiatan berlangsung pada Jumat, (14/6/2024), bertempat di aula Kotemoge, Dogiyai.
Hal ini seperti disampaikan Jeremias Goo, yang mengatakan rapat telah dihadiri penanggung jawab Martinus Goo, S.Sos dan Metes Agapa, S.Sos dan 70-100 para pengangguran di Dogiyai yang berasal dari 10 distrik.
Selaku penanggung jawab kegiatan, dirinya menuturkan dalam kalimat pertamanya bahwa tidak ada pemerintah maupun lembaga yang selama ini, tidak peduli dengan masalah pengangguran Dogiyai.
Lanjut Goo, Kabupaten Dogiyai ada, hanya karena kami generasi muda ada dan masyarakat Dogiyai, sehingga kami orang asli Dogiyai harus mengambil ahli untuk mentransformasikan semua sisi di Dogiyai, terutama Perekrutan CPNS orang asli Dogiyai.
Goo menjelaskan, audiensi bersama Bupati Kabupaten Dogiyai dan Kepala Dinas BKD yang kami lakukan adalah hanya keluhan kami bersama yaitu, pertama, penerimaan CPNS berikut 100% putra-putri orang asli Dogiyai, baik formasi umum, formasi P3K maupun formasi K2.
Tim aliansi pengangguran Dogiyai turun tangan bersama BKD pada saat pemberkasan penerimaan CPNS formasi umum, P3K dan K2. Dan setiap OPD mendatakan ulang setiap tenaga honorer yang ada SKPD masing-masing di Kabupaten Dogiyai.
ASN yang sudah pensiun segera pensiun. Bila ada yang aktif ASN di setiap SKPD statusnya sudah pensiun, maka dinas terkait tindaklanjuti untuk mengeluarkan. "Penerimaan CPNS K2 dan P3K diprioritaskan putra-putri Dogiyai, baik honorer maupun yang tidak honorer putra daerah Dogiyai yang ada. Perlu perhatikan dengan anggaran ketika ada formasi di BKD supaya BKD bisa berjuang ke pusat," jelas Jeremias.
Ia juga mengingatkan, selama ini tim kerja tidak ada yang membantu, tetapi mereka kerja dengan cuma-cuma demi teman-teman sekalian yang ada di Dogiyai. "Terakhir, kalau pemerintah sudah menyediakan peluang kerja, berarti kita para pencari kerja harus siapkan segala kesiapan dan persiapan yang matang sebelum jauh hari," tegasnya.
Kesempatan yang sama, Metes Agapa mengingatkan berkaitan dengan kebiasaan orang Papua, terutama orang Asli Dogiyai bahwa selalu terburu-buru dengan keadaan apa saja terutama disaat dekat penerimaan CPNS, P3K dan K2. sebenarnya kita siapkan dari sebelum jauh hari supaya bisa lolos dalam penerimaan apa saja," harapnya.
Martinus Goo menambahkan, tahun 2024 ini, paling banyak kuota penerimaan CPNS di Kabupaten Timika dan Kabupaten Dogiyai, sehingga kami mulai persiapan dari sekarang, supaya tidak terburu-buru dengan setiap berkas yang akan keluarkan sesuai kebutuhan dari Menpan, BKN pusat dan provinsiâ€," pungkasnya.(modes)
Bagikan artikel ini



