Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar, Sekolah Harus Diperhatikan Soal Kelengkapan KBM
NABIRE - Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar (MB) telah bergema dan masuk ke semua sekolah untuk diterapkan bagi semua satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Namun diharapkan tidak hanya kurikulum saja yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tetapi harus diikuti pula dengan perhatian yang serius bagi semua satuan jenjang pendidikan. Karena tidak semua sekolah memiliki sarana gedung dan perlengkapan belajar yang memadai. Sebab untuk mensukseskan Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah hanya lewat gedung/sarana dan fasilitas.

NABIRE - Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar (MB) telah bergema dan masuk ke semua sekolah untuk diterapkan bagi semua satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Namun diharapkan tidak hanya kurikulum saja yang dikeluarkan oleh pemerintah. Tetapi harus diikuti pula dengan perhatian yang serius bagi semua satuan jenjang pendidikan. Karena tidak semua sekolah memiliki sarana gedung dan perlengkapan belajar yang memadai. Sebab untuk mensukseskan Kurikulum Merdeka Belajar di sekolah hanya lewat gedung/sarana dan fasilitas.
Selain adanya perhatian sarana gedung dan fasilitas atau perangkat pembelajaran, diharapkan pula para guru harus diberikan bimbingan atau sosialisasi agar dapat memahami tujuan dan maksud penerapan Kurikulum Merdeka Belajar.
“Antara penerapan kurikulum merdeka belajar dan sarana serta fasilitas harus menjadi perhatian yang sama. Karena tidak mungkin guru dapat mensukseskan kurikulum Merdeka Belajar tanpa ditunjang dengan sarana serta faslitas atau perangkat pembelajaran. Sebab tidak mungkin anak belajar tanpa dukungan prasarana dan fasilitas yang memadai,” ujar Kepala Sekolah SDN Inpres Lagari Jaya SP 2 Lagari, Distrik Makimi, Albiner Sinaga, S.Pd kepada Papuapos Nabire, awal pekan ini.
Sebab secara jujur di SDN Inpres Lagari 2 Kampung Lagari Jaya, terlihat pada sejumlah ruangan kelas mengalami kerusakan yang cukup serius. Diharapkan mendapatkan perhatian berupa rehapan.
Diharapkan Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire agar sebelum adanya penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di semua sekolah sebagai kurikulum wajib, perlu didata kebutuhan sekolah berupa sarana gedung dan fasilitas mengajar.(des)
Bagikan artikel ini



