Pencaker Kode R 2024-2025 Minta Diakomodir ?

NABIRE – Pencari Kerja (Pencaker) Kode R 2024-2025 Provinsi Papua Tengah, kembali melakukan aksi di Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah, Bandara Lama Nabire, Senin (14/7/2025).
“Kode R Papua Tengah harus hidup di tanah kita,” kata Ketua Umum Koordinator Lapangan (Korlap) Pencaker Kode R 2024-2025 Papua Tengah, Philipus Yeimo.
Terlihat dari pantauan media ini, sekitar 100 orang yang melakukan aksi di Bandara Lama tersebut.

Tuntutan yang disampaikan dalam aksi Pencaker Kode R 2024-2025 itu, yakni meminta kepada Gubernur Provinsi Papua Tengah melalui dinas terkait untuk mempriotaskan Orang Asli Papua (OAP) dari maraknya Non-OAP di lapangan pekerjaan apabila tahun 2025 ada Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), tenaga honorer K2, database dan tenaga honorer kontrak.
Titipkan kode R dalam penerimaan tenaga honorer atau kontrak berdasarkan surat edaran resmi dari Gubernur Provinsi Papua Tengah, dimana bunyinya 90% diwajibkan OAP.
“Kami meminta kepada Gubernur Papua Tengah harus mengakomodir calon pegawai negeri yang mendapatkan kode R, dalam penerimaan CPNS 2024 berdasarkan jumlah ASN Provinsi Papua Tengah, yang saat ini sangat minim,” katanya.(edi)
Bagikan artikel ini



