NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S.Pd secara tegas mengatakan, pencairan dana tahap 3 untuk pembangunan gedung berlantai 2 SMP Negeri 4 Nabire hingga saat ini telah diblokir pencairannya, sedangkan untuk dana tahap 1 dan tahap 2 telah dicairkan oleh pihak kontraktor di beberapa saat lalu. Sehingga diharapkan kepada pihak kontraktor untuk secepatnya menyelesaikan seluruh tahap pembangunan SMPN 4 Nabire, sebab waktu hari kalender kerja yang diberikan pada awalnya sudah lewat dan kini pemerintah daerah menambah waktu hari kerja kepada pihak kontraktor untuk menyelesaikan pembangunan yang ada. Sebab telah kita ketahui bersama bahwa, gedung dua lantai milik SMPN  Nabire yang kini dalam tahap pembangunan direncanakan akan digunakan pada saat Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi para siswa/siswi yang merupakan calon peserta ujian diakhir tahun pelajaran 2019/2020 ini. Untuk itu, selaku Kepala Dinas Pendidikan Nabire telah meminta kepada pihak kontraktor agar pembangunan Ruangan Kelas Baru (RKB) berlantai dua ini secepatnya diselesaikan pembangunannya dan bukan saja kami bicara tetapi selaku kepala dinas langsung terjun ke lokasi pembangunan di malam hari untuk mengawasi jalannya pekerjaan. Demikian dikatakan Yulianus Pasang, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Selasa (11/02/2020), di ruang kerjanya seraya menambahkan, pencairan dana tahap 3 pembangunan RKB SMPN 4 Nabire akan dicairkan apabila pembangunan gedung tersebut sudah rampung seratus persen, sehingga untuk saat ini dana tahap 3 telah diblokir. Karena hari kalender pembangunan yang telah ditentukan dari awal telah habis atau selesai, kini pemerintah telah menambah waktu kerja guna menyelesaikan seluruh tahapan pembangunan RKB SMPN 4 Nabire yang berlantai dua itu. Dan menyangkut keterlambatan pembangunan, sesungguhnya bukan disengaja oleh pihak kontraktor atau pihak manapun, tetapi  pada bulan Agustus dan September 2019 silam telah terjadi gangguan Kamtibmas atau kerusuhan di Papua, sehingga para tukang atau pekerja merasa ketakutan dan meninggalkan pekerjaan. Untuk itu, selaku kepala dinas memberikan jaminan untuk tidak mencairkan dana tahap 3 lagi sepanjang gedung RKB berlantai dua itu belum selesai seratus persen dan hingga saat ini dana tersebut telah diblokir di bank penerima dan apabila sudah selesai seratus persen barulah kepala dinas akan mengeluarkan rekomendasi untuk pencairan dan tahap 3. Sehingga selaku Kepala Dinas Pendidikan Nabire berharap pembangunan gedung RKB berlantai dua milik SMPN 4 Nabire secepatnya dapat diselesaikan pembangunannya, sebab diharapkan dari gedung baru itu ada yang dapat digunakan untuk kegiatan ujian bagi murid kelas III diakhir tahun pelajaran 2019/2020 ini.(des)