NABIRE - Kehadiran Pura Agung Puja Dewata ini menjadi simbol harmoni, persaudaraan dan penghormatan terhadap keberagaman yang memperkaya tanah Papua, khususnya di Papua Tengah. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah terus mendorong hadirnya, ruang-ruang ibadah yang layak, aman dan nyaman bagi seluruh umat beragama. 

"Pembangunan seperti ini merupakan wujud nyata serta komitmen Pemerintah Papua Tengah, untuk menjamin kebebasan beragama, memperkuat kerukunan serta menegaskan bahwa Papua Tengah adalah rumah bagi semua orang," kata Ukkas ketika mewakili Gubernur Provinsi Papua Tengah, dalam Peresmian Pura Agung Puja Dewata, Jumat (28/11/2025).

Menurutnya, Pura Puja Agung Dewata ini bukan hanya tempat ibadah, namun menjadi ruang pemersatu tempat kegiatan sosial seperti pendidikan, keagamaan serta pusat pendidikan moral bagi generasi muda Hindu di Nabire.

"Provinsi Papua Tengah sedang dalam masa pembangunan fondasi daerah baru, untuk itu pemerintah membutuhkan dukungan seluruh umat beragama agar pembangunan berlangsung damai, harmonis dan berlandaskan nilai-nilai spiritual," ucapnya.

"Umat Hindu selama ini telah berkontribusi besar, dalam berbagai bidang pembangunan seperti, pertanian, pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik maupun kegiatan sosial kemasyarakatan," tambahnya.

Ukkas dalam hal ini mewakili Pemerintah Papua Tengah mengucapkan terima kasih atas kontribusi yang telah diberikan dan berharap agar Pura Agung ini menjadi pusat energi positif, untuk memperkuat dharma, kasih toleransi dan etos kerja umat Hindu.

"Mari kita terus menjaga persaudaraan sejati, persaudaraan sebangsa dan setanah air, persaudaraan antar umat beragama dan persaudaraan di dalam keluarga besar masyarakat papua Tengah dan ingin memastikan pembangunan di Papua Tengah berlangsung dengan suasana aman, penuh kebersamaan dan saling menghormati satu sama lain," tutupnya.(edi)