NABIRE - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, pada Kamis (19/6/25), secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) sebanyak 846 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi 2024 di Ballroom Kantor Gubernur, Kompleks Bandara lama Jalan Sisingamangaraja, Nabire.

Penyerahan SK tersebut dilakukan secara simbolis Penjabat Sekretaris Daerah Papua Tengah, dr. Silwanus Soemoele, Sp.OG(K),MH,Kes, mewakili Gubernur Meki Nawipa, SH, didampingi Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Tengah, Zakharias F. Marey, S.Sos.,M.MT, dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Papua Tengah, Denci Meri Nawipa, S.IP.

Dikatakan dr. Silwanus Soemoele dalam sambutannya, momen penyerahan SK CPNS adalah sebuah titik awal yang tidak hadir tiba-tiba, melainkan lahir dari perjuangan panjang yang dimulai dari lembar pendaftaran hingga detik pengumuman. 

Dan hari ini, harapan yang dulu redup kini menyala terang. “Saya masih ingat, selama beberapa bulan ini, hampir setiap hari ada yang datang tanya ke ruangan saya: bapak kapan, bapak kapan, kapan kami isi ini. Tetapi hari ini Puji Tuhan, semata-mata karena Tuhan, adik-adik bisa terima SK di tempat ini,” kata dr. Silwanus.

Menurut Silwanus, SK yang diterima bukan hanya kertas melainkan janji setiap CPNS Papua Tengah untuk siap mengabdi, janji kepada masyarakat bahwa negara hadir dan janji kepada konstitusi bahwa semua CPNS setia pada nilai-nilai luhur sebagai abdi negara.

“Khusus untuk adik-adik CPNS orang asli Papua. Ini adalah pengakuan negara atas hak sejarahmu, atas jejak langkah leluhurmu yang telah menorehkan cerita panjang tentang tanah ini. Negara telah membuka jalan, kini saatnya kalian berjalan dengan kepala tegak membawa identitas anda sebagai anak-anak Papua terbaik, bukan sebagai beban, melainkan sebagai kebanggaan anda,” ujarnya. 

“Ada banyak orang yang berusaha dapat kesempatan ini, tetapi anda yang Tuhan sudah pilih. Semua ini bukan kekuatan anda, tetapi karena Tuhan yang memilihmu,” katanya.

Mantan Kadinkes Papua Tengah ini juga meminta para CPNS untuk siap bekerja disipilin dan loyal. Sebab birokrasi bukan tempat untuk mencari kenyamanan, tetapi panggung bagi mereka yang bersedia bekerja dalam diam, yang memilih melayani bukan dilayani, dan yang tahu bahwa pengabdian sejati lahir dari kesederhanaan niat dan ketulusan langkah.

“Jadikan sebagian tugas sebagai bagian pembangunan peradaban. Tunjukkan bahwa anak-anak asli Papua tidak hanya pantas mendapat tempat, tetapi menjadi pelaku utama dalam perubahan untuk memperbaiki tanah Papua yang kita cintai ini. Akhirnya saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh CPNS yang hari ini resmi menjadi bagian keluarga besar Pemprov Papua Tengah. Teruslah belajar, bekerjalah dengan hati, berlayarlah dengan arus perubahan dan tetap pegang kompas integritas,” kata Silwanus.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Papua Tengah, Denci Meri Nawipa mengatakan, berdasarkan data, peserta CPNS Papua Tengah formasi 2024 yang lulus sebanyak 878 orang. Dari jumlah ini, terdapat 1 peserta meninggal dunia, 2 mengundurkan diri.

“Yang hari ini terima SK CPNS adalah 846 orang, sedangkan ada sebanyak 28 diantaranya sedang menunggu revisi di Menpan RB. Jadi yang 28 orang ini jangan kecil hati, karena pada saat pendaftaran bapak ibu sudah tau, misalnya formasi ini yang terima D3 Bahasa Inggris, tapi peserta yang lamar S1 Bahasa Inggris. Jadi itu yang sedang direvisi di Menpan. Jika sudah selesai, Bidang Mutasi BKSPDM akan panggil dan kasih SK ke mereka," ujar Denci kepada awak media.

Mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Paniai ini juga meminta para CPNS Papua Tengah yang sudah menerima SK siap bekerja dengan penuh disiplin, loyal dan berintegritas. Sebab itu adalah modal utama sebagai seorang abdi negara.

“Saya minta setelah terima SK ini, mohon segera lengkapi persyaratan yang diminta BKPSDM. Jangan tunda-tunda,” ujarnya. 

Dengan penyerahan SK CPNS formasi 2024, Provinsi Papua Tengah tercatat sebagai provinsi kedua di tanah Papua setelah Provinsi Papua Barat Daya yang telah menyerahkan SK CPNS 2024 pada 5 Juni 2025 lalu.(rob)