NABIRE – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus Sumule, pada Kamis (13/11/25), secara resmi membuka kegiatan Group Discussion Pembinaan Disiplin Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan delapan kabupaten se-Wilayah Provinsi Papua Tengah.

Dalam sambutannya, Sumule mengatakan kegiatan ini merupakan langkah penting dalam upaya membangun aparatur pemerintah yang berintegritas, profesional dan berdisiplin tinggi, sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan masyarakat serta perekat dan pemersatu bangsa.

“Sebagai ASN, disiplin bukan hanya soal kehadiran dan kepatuhan terhadap jam kerja, tetapi juga menyangkut tanggung jawab, integritas dan loyalitas terhadap tugas dan negara. Oleh karena itu, pembinaan disiplin ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif dan berorientasi pada pelayanan publik,” jelasnya.

Melalui kegiatan diskusi kelompok itu, ia berharap tiga poin penting dapat dilaksanakan, sehingga menghasilkan pemahaman bersama dan komitmen nyata dari seluruh peserta untuk memperkuat budaya kerja yang disiplin dan profesional di setiap instansi pemerintahan.

“Di sini kita dapat berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam penerapan aturan disiplin ASN, menyatukan persepsi dan langkah dalam pembinaan pegawai di lingkungan provinsi dan kabupaten dan merumuskan solusi dan strategi agar pembinaan disiplin ASN lebih efektif dan berdampak nyata terhadap peningkatan kinerja pemerintahan daerah,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kesempatan itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Papua Tengah dan di kabupaten se-Papua Tengah, para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan Provinsi Papua Tengah dan para Pejabat Tinggi Pratama di Lingkungan di kabupaten se-Papua Tengah, para narasumber serta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN).(rob/hum pemprov)