NABIRE — Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-46 di kawasan Bandara Lama Nabire, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ini menyediakan sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, telur, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, dan cabai rawit dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasar.

Warga Nabire tampak berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meringankan beban pengeluaran di tengah kenaikan harga sejumlah komoditas.

Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Salo Holombau, mengatakan, Gerakan Pangan Murah tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia sekaligus upaya pemerintah membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Pangan murah ini kami laksanakan untuk memperingati Hari Pangan Sedunia ke-46. Kami menyediakan beras, cabai, bawang merah, bawang putih, dan sejumlah kebutuhan lainnya untuk membantu masyarakat serta menekan inflasi,” kata Salo.

Menurut dia, harga komoditas yang dijual dalam kegiatan tersebut lebih rendah dibandingkan harga di pasar. Karena itu, ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salo juga mengimbau warga agar tetap tertib saat berbelanja, termasuk mengikuti antrean, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh kesempatan yang sama.

Ia menegaskan, bahan pangan yang dibeli melalui program tersebut diharapkan digunakan untuk kebutuhan konsumsi rumah tangga, bukan untuk ditimbun atau dijual kembali demi mendapatkan keuntungan.

“Kami mengimbau masyarakat yang berbelanja di sini agar tidak membawa barang keluar untuk ditimbun atau dijual kembali. Pangan yang dibeli diharapkan untuk kebutuhan rumah tangga,” ujarnya.

Salo menjelaskan, Gerakan Pangan Murah yang digelar di lokasi tersebut merupakan pelaksanaan ketiga. Pemerintah provinsi berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan penyediaan bahan pangan yang lebih banyak pada tahun mendatang.

Ia berharap Gerakan Pangan Murah tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Pangan Sedunia, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau. (amd)