NABIRE – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, mendistribusikan bantuan pangan dan obat-obatan ke wilayah yang terdampak konflik.

Melalui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penanggulangan Bencana dan Satuan Polisi Pamong Praja Papua Tengah, Victor Fun, mewakili Gubernur Papua Tengah menyampaikan dan mengkonfirmasi telah memberikan bantuan pasca-terjadi bencana dan konflik sosial di beberapa kabupaten.

Hal ini diungkapkan Viktor Fun, kepada media usai menghadiri pertemuan asosiasi MRP se-tanah Papua di Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin kemarin, (26/5/2025).

Victor dalam wawancaranya, menyebutkan Pemprov Papua Tengah telah membentuk tim, mengenai penanganan bencana dan konflik sosial yang terjadi di beberapa kabupaten, yang ada di Papua Tengah, yakni di Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak dan Kabupaten Puncak Jaya.

Sebagai kepala penanggulangan bencana, ia menyebutkan, tim terpadu yang terdiri dari tiga dinas, diantaranya dinas pemadam kebakaran penanggulangan bencana dan satuan polisi pamong praja, dinas kesehatan dan Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah telah mengirim beberapa bantuan ke tiga kabupaten tersebut.

Tim terpadu juga bertanggung jawab untuk melakukan monitoring, evaluasi dan pemantauan penanganan bencana maupun konflik sosial di beberapa kabupaten itu.

Victor Fun menyampaikan, di Kabupaten Intan Jaya telah dikirim sebanyak 2,4 ton bantuan berupa obat-obatan dan bahan makanan seperti mie instan, beras, gula, garam, susu dan sebagainya pada Minggu lalu. Dinas Kesehatan, BNPB dan dinas sosial juga telah mengirim bantuan sebanyak 3,2 ton ke Distrik Sinak, khususnya Kabupaten Puncak, berupa bahan makanan seperti beras, mie instan, gula, garam, vetsin, susu dan lain sebagainya untuk penanganan konflik.

"BNPB dibantu oleh Ketua Tim Penggerak PKK Papua Tengah dan mengirim bantuan berupa selimut dan pakaian serta akan mengirim hal yang sama di daerah-daerah konflik sosial untuk meringankan beban warga masyarakat di sana," ucap Viktor.

Tambahnya, atas perintah Gubernur Provinsi Papua Tengah dan Plt Sekda Papua Tengah, BNPB akan berkolaborasi bersama dengan pemerintah kabupaten yang terjadi konflik untuk melakukan penanganan di daerah-daerah tersebut.

“Tim terpadu akan bekerja berkelanjutan, sampai dengan satu tahun dan setelah setahun akan dievaluasi lagi, agar dapat bertindak cepat dalam menangani masalah konflik. Harapan Pemprov Papua Tengah semoga bantuan ini meringankan beban saudara-saudara kita di sana dan lebih daripada itu bisa tercipta situasi damai di Provinsi Papua Tengah," tutupnya.(feb)