NABIRE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai diminta mulai melaksanakan kegiatan pekerjaan fisik sesuai dengan program sudah direncanakan dan dianggarkan untuk tahun anggaran 2024. Sebab kini sudah memasuki triwulan kedua tahun 2024, tetapi belum memulai kegiatan pekerjaan fisik.


Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai Yosep Minai, Sabtu (4/5/2024) meminta Pemkab Dogiyai agar segera memulai dengan pekerjaan fisik yang sudah disusun dan dianggarkan masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) tahun anggaran 2024. Sebab, kini sudah masuk triwulan kedua dan sebentar lagi sudah masuk pertengahan dan memasuki semester 2, tetapi pekerjaan fisik belum dimulai.


Selama ini Pemkab Dogiyai mengeluarkan dana perjalanan dan operasional, pekerjaan fisik belum mulai apa-apa. Oleh sebab itu, Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPRD Kabupaten Dogiyai ini mendesak Pemkab Dogiyai untuk memulai pekerjaan fisik agar uang sisa tidak dikembalikan ke kas negara karena pekerjaan belum selesai atau tidak dilaksanakan. Dengan demikian merugikan daerah, kita butuh dana besar malah kembalikan lagi ke negara.


Ketika ditanya, alasan klasik masih pemeriksaan BPKP dan belum terima laporan penilaian BPKP, Minai mengatakan itu tugas BPKP atau KPK untuk memeriksa pelaksanaan program dan penggunaan dana tahun anggaran lalu. Program dan dana yang dianggarkan tahun anggaran 2024 ini harus dilaksanakan.


Minai, juga meminta Penjabat Gubernur Papua Tengah, Ribka Haluk bersama instansi terkait juga mengontrol pemerintahan bawahnya dalam pelakasanaan program pembangunan di daerah ini, termasuk di pemerintahan provinsi.(ans)