NABIRE - Bertempat di halaman Kantor Bupati Nabire, Selasa (22/5), dilaksanakan acara bendera bersama dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (HKN) 20 Mei ke-110 tahun 2018. Dalam peringatan HKN ini dipimpin (Irup) langsung oleh Wakil Bupati Amirullah Hasyim, S.Ip., MM dengan diikuti sejumlah Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Setda Nabire. Wabup Amirullah dalam membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Rudiantara mengatakan, ketika rakyat berinisiatif untuk berjuang demi meraih kemerdekaan dengan membentuk berbagai perkumpulan, lebih dari seabad lalu, kita nyaris tak punya apa-apa. Lanjutnya, kita hanya memiliki semangat dalam jiwa dan kesiapan mempertaruhkan nyawa. Namun sejarah kemudian membuktikan bahwa semangat dan komitmen itu saja telah cukup, asalkan  kita bersatu dalam cita-cita yang sama ‘Kemerdekaan Bangsa’. Bersatu, adalah kata kunci ketika kita ingin menggapai cita-cita yang sangat mulia, namun pada saat yang sama tantangan yang maha kuat menghadang didepan. Boedi Utomo memberi contoh bagaimana dengan berkumpul dan berorganisasi tanpa melihat asal muasal primordial akhirnya bisa mendorong tumbuhnya semangat nasionalisme yang menjadi bahan bakar utama kemerdekaan. “Boedi Utomo menjadi salah satu penanda utama bahwa bangsa Indonesia untuk pertama kali menyadari pentingnya persatuan dan kesatuan. Presiden pertama dan Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Soekarno, pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun 1952 mengatakan pada hari itu kita mulai memasuki satu cara baru untuk melaksanakan satu ide, satu naluri pokok dari pada bangsa Indonesia,” katanya. Akhirnya, seratus sepuluh tahun kemudian bangsa ini telah tumbuh menjadi bangsa yang besar dan maju, sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Meski belum sepenuhnya sempurna, rakyatnya telah menikmati hasil perjuangan para pahlawannya berupa meningkatnya perekonomian, kesehatan, pendidikan dan sebagainya. (modes)