Pemkab Intan Jaya Gelar Musrenbang RKPD
SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbangda) Tahun 2019 dalam rangka p
Bagikan
SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan
Daerah (Musrenbangda) Tahun 2019 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Intan Jaya tahun anggaran 2020. Musrenbangda
dengan tema "Peningkatan akses dan kualitas pelayanan dasar” ini digelar
mulai tanggal 4 hingga 5 April 2019, di Sugapa. Musrenbangda dibuka oleh Bupati
Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si yang diwakili oleh Plt. Sekda Intan Jaya,
Markus Airori, S.Sos, M.Si. Dalam sambutan Bupati Natalis Tabuni yang disampaikan oleh Sekda Markus Airori mengajak semua
pihak untuk selalu bersinergi dan berintregrasi melalui program yang telah
disepakati bersama. Sebagaimana yang tertuang dalam dokumen RPJMD dan Renstra
periode 2017-2022 guna mempercepat langkah dan memacu kinerja pembangunan
daerah Kabupaten Intan Jaya yang saat ini dalam kondisi memprihatinkan. “Saya mengajak semua komponen penyelenggara pembangunan daerah untuk bisa lebih memacu diri
masing-masing. Karena tantangan yang akan dihadapi kedepan akan semakin lebih
berat dan semakin kompleks,” tuturnya. Lebih lanjut dikatakan, penyusunan rencana awal RKPD tahun 2020 yang disusun oleh BP4D
berdasarkan dokumen RPJMD dan Renstra OPD. Hal ini akan dituangkan dalam berita
acara kesepakatan Musrenbang RKPD yang dilaksanakan mulai hari ini. Dan ini
akan menjadi bahan penyusunan rancangan awal rencana kerja masing-masing OPD
untuk tahun 2020. Bupati menjelaskan, Musrenbang RKPD merupakan rangkaian proses perencanaan pembangunan
yang bertujuan untuk membahas rancangan RKPD kabupaten dalam rangka, pertama,
menyepakati permasalahan pembangunan daerah. Kedua, menyepakati prioritas
pembangunan daerah. Ketiga, menyepakati program, kegiatan, pagu indikatif,
indikator dan target serta lokasi. Keempat, penyelarasan program dan kegiatan
pembangunan daerah dengan sasaran prioritas pembangunan provinsi. Kelima,
klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan daerah kabupaten dengan
program dan kegiatan kampung yang diusulkan pada Musrenbang distrik. “Visi kami selaku bupati dan wakil bupati Intan Jaya periode tahun 2017 sampai dengan tahun 2022
yaitu terwujudnya masyarakat Intan Jaya yang pintar, sehati dan sejahtera,
lanjutkan !!! Untuk itu, kepada semua
OPD di lingkungan pemerintah Kabupaten Intan Jaya, agar dapat menyusun
program dan kegiatan yang disesuaikan dengan visi dan misi yang telah kami
tetapkan,” katanya. Dikatakan bupati, semua yang telah diraih oleh pemerintah Kabupaten Intan Jaya dalam rangka
penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat merupakan hasil
dari kerja keras serta kerjasama yang baik dari seluruh elemen masyarakat dan
aparatur pemerintah Kabupaten Intan Jaya selama ini. Adanya kerusakan bahkan
pembakaran infrastruktur pemerintah, merupakan akibat penurunan kepercayaan
masyarakat kepada pemerintah daerah.
Oleh karena itu, kegagalan dan kurangnya kepercayaan masyarakat yang
saat ini kita hadapi hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk lebih
meningkatkan kinerja yang lebih profesional, disipilin, transparan dan lebih
banyak mendengar apa kebutuhan masyarakat yang sesungguhnya. Sehingga dapat
meningkatkan kinerja pelayanan aparatur serta meraih kepercayaan masyarakat
Intan Jaya yang saat ini membutuhkan pelayanan dan perhatian kita semua. Walaupun demikian, kita semua harus menyadari juga bahwa disamping kekurangan tersebut,
tentunya masih terdapat berbagai hal yang telah kita buat demi jalannya
pemerintahan di Kabupaten Intan Jaya. Seperti
pelayanan pendidikan dasar, pelayanan kesehatan dan pelayanan administrasi pemerintahan masih dapat
dilakukan meskipun selama ini, sebagian besar perangkat daerah menjalankan
aktifitasnya di Kabupaten Nabire. “Untuk itu saya berharap agar dengan dilaksanakannya Musrenbang di Sugapa, dapat dijadikan
momentum untuk kita semua dapat kembali menjalankan roda pemerintahan di
Kabupaten Intan Jaya,” harap bupati. Pada kesempatan itu bupati juga berpesan, berbagai program yang akan dilaksanakan kedepan merupakan
suatu hal yang cukup berat. Karena penyelenggaraan pemerintah yang bersih,
akuntabel, transparan, dan anti korupsi harus terus ditingkatkan. Dengan tujuan
untuk mencapai peningkatkan infrastruktur, kualitas pelayanan dasar,
peningkatan ekonomi masyarakat dan menciptakan situasi aman dan nyaman ditempat
ini. Yang pada akhirnya akan dapat
meningkatkan pelayanan publik dan mencapai kesejahteraan masyarakat di
Kabupaten Intan Jaya. (ros)
Bagikan artikel ini


