Pemkab Intan Jaya Bentuk Tim Satgas Covid-19 Gantikan Tim Gugus Tugas
SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, Selasa (22/9) lalu menggelar pertemuan untuk membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. P
SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya, Selasa (22/9) lalu menggelar pertemuan untuk membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Covid-19. Pertemuan awal yang digelar beragendakan penyusunan struktur organisasi Tim Satgas. Sebelum tanggal 30 September 2020, Peraturan Bupati Intan Jaya perihal Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Intan Jaya sudah ditandatangani bupati.
Saat dikonfirmasi Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.Pd, M.Si, membenarkan dirinya baru memimpin rapat pembentukan Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Intan Jaya. Dikatakan, rapat yang digelar hari ini berkaitan dengan perubahan dalam aturan soal penanganan Covid-19. Sebelumnya penanganan Covid-19 ditangani oleh Tim Gugus Tugas. Aturan dari pusat berubah dari Tim Gugus Tugas menjadi Tim Satuan Tugas.
“Ada perubahan yang dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah provinsi juga sudah, kami pemerintah kabupaten menyesuaikan diri dengan aturan yang ada. Hari ini saya rapat untuk merubah Tim Gugus Tugas ke Tim Satgas. Hari ini kami baru susun struktur organisasinya kami lengkapi, sebelum tanggal 30 September 2020 ini sudah harus ditandatangani Peraturan Bupati,” tuturnya.
Dalam pelaksanaannya nanti, lanjut Sekda Asir Mirip, tugas-tugas yang ada sebenarnya dilimpahkan pada tugas OPD masing-masing. Seperti misalnya soal menyangkut kesehatan akan ditangani oleh dinas kesehatan, yang berkaitan dengan BPBD akan ditangani oleh BPBD, anggaran yang lain tetap akan masuk di APBD Perubahan tahun ini. Intan Jaya Tak Lagi Berstatus Daerah Hijau ? Dikatakan Sekda Intan Jaya, saat rapat juga sempat dibahas soal sudah terkonfirmasinya orang positif Covid-19 sebanyak 26 orang di Kabupaten Intan Jaya. Kata Sekda Asir, mereka yang terkonfirmasi positif ini merupakan anggota Kodim Persiapan Intan Jaya.
“Sudah ada 17 orang yang sedang dikarantina di Diklat Nabire, sisanya masih ada di Intan Jaya. Itu yang tadi saya minta agar dari kesatuannya segera turunkan ke Nabire untuk mendapat perawatan,” ujarnya.
Dikatakan Sekda Asir Mirip, saat ini Kabupaten Intan Jaya bukan lagi berstatus sebagai daerah hijau karena sudah banyak yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari Intan Jaya. Yang menjadi persoalan, ada juga anggota TNI yang mengajar di sejumlah sekolah dari tingkatan SD, SMP hingga SMA.
“Makanya saya minta, saya sudah rapat dengan tim dokter dan Kadis Kesehatan supaya menyiapkan diri untuk melakukan rapid test masal terhadap orang yang diduga kontak dengan orang yang diduga positif Covid-19,” ujarnya. (ros)
Bagikan artikel ini



