Pemkab Dogiyai Salurkan Bantuan Dana Otsus Gereja, Pendidikan dan Kelompok Usaha

DOGIYAI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dogiyai kembali menunjukkan komitmen nyata dalam pelayanan dan pembangunan masyarakat. Melalui Dinas Sosial, Pemkab Dogiyai menyalurkan bantuan dana yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) untuk mendukung sektor keagamaan, pendidikan, kelembagaan dan pengembangan kelompok usaha kecil.
Penyerahan bantuan berlangsung Senin, (27/10/2025), di Gedung Aula Koteka Moge Moanemani, Dogiyai dan dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan daerah.
Bantuan tersebut diserahkan langsung Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd., M.Si., didampingi Wakil Bupati Yuliten Anouw, SE., Asisten II Setda Dogiyai Natalis Agapa, SE., M.Si., Kepala Dinas Sosial serta sejumlah kepala dinas dan badan terkait lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Yudas Tebai menegaskan kehadiran pemerintah daerah bukanlah sekadar acara seremonial, melainkan bentuk nyata pelayanan bagi seluruh masyarakat Dogiyai.
“Jangan lihat dari besar kecilnya bantuan yang diberikan, tetapi lihat dari ketulusan dan komitmen pemerintah untuk hadir dan mendukung langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Tebai, menekankan esensi dari bantuan yang disalurkan.
Bupati Tebai melanjutkan, bantuan dana yang bersumber dari dana Otsus ini merupakan wujud perhatian Pemda untuk meningkatkan kualitas pelayanan lembaga keagamaan, kelompok dan pendidikan, sekaligus menjawab kebutuhan riil mereka.
Bantuan yang disalurkan ini ditujukan untuk berbagai sektor strategis, dengan rincian, bidang keagamaan disalurkan kepada 24 kelompok untuk mendukung kegiatan spiritual, penguatan nilai-nilai moral dan operasional gereja /rumah ibadah.
Bidang pendidikan, diberikan kepada 400 penerima di 10 distrik, bertujuan untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan masyarakat. Lembaga non pemerintah dan pelayanan sosial bantuan sosial diberikan kepada 24 kelompok lembaga yang aktif dalam pelayanan sosial di 10 distrik.
Bidang strategis lainnya bantuan juga dialokasikan untuk memperkuat peran serta kelompok usaha kecil dan lembaga masyarakat dalam pembangunan daerah.
Bupati Yudas Tebai berharap agar dana yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kegiatan gereja, memperkuat kelompok usaha kecil dan memenuhi kebutuhan pendidikan para penerima.
Ia juga memberikan semangat kepada gereja, lembaga dan kelompok yang belum menerima bantuan di tahun anggaran 2025 ini.
"Bagi yang belum mendapatkan bantuan di tahun ini, dimohon bersabar dan tetap semangat. Pemkab Dogiyai akan berupaya untuk mengalokasikannya pada tahun anggaran berikutnya," janji Bupati Tebai.
Sementara itu, mewakili seluruh penerima, Ketua Klasis Gereja Kingmi Kamuu Timur, Pdt. Kaleb Pigai, S.Pak., menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas perhatian Pemkab Dogiyai.
“Pemerintah ada karena masyarakat dan kami sebagai pelayan Tuhan ada karena jemaat. Kami bersyukur karena setiap surat dan permohonan yang kami sampaikan selalu mendapat tanggapan positif dari pemerintah daerah Dogiyai. Ini bukti nyata kemitraan yang kuat antara gereja dan pemerintah,” ungkap Pendeta Pigai.

Melalui dukungan dan kolaborasi yang terjalin erat ini, diharapkan semangat pelayanan dan pembangunan di Dogiyai akan terus tumbuh, membawa terang dan keteladanan bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat yang ada di Dogiyai, Papua Tengah.(pal/you)
Bagikan artikel ini



