Pemkab Dinilai Kurang Peduli dengan Jembatan Kali Nabire
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire dinilai kurang peduli dengan kondisi Jembatan Kali Nabire. Karena hingga saat ini pemerintah daerah ti
Bagikan
NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire dinilai kurang peduli dengan kondisi Jembatan Kali
Nabire. Karena hingga saat ini pemerintah daerah tidak mengambil langkah nyata
untuk mengatasi jembatan yang terputus gara-gara banjir beberapa waktu lalu. Saat diskusi antara Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Nabire dengan eksekutif dalam agenda
Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Nabire, Senin (4/12) lalu, anggota dewan, Drs
Anselmus Petrus Youw mempertanyakan kepedulian pemerintah daerah kepada
putusnya jembatan Kali Nabire di Karang Tumaritis. Karena terkesan pemerintah
daerah tidak peduli dengan jembatan tersebut. Akibat tidak cepatnya penanganan
jembatan tersebut, Jalan Bumiwonorejo – Kalibobo kini padat karena jalannya
sempit sehingga rawan kecelakaan lalu lintas. Oleh sebab itu, AP Youw mempertanyakan, apakah ada niat pemerintah daerah untuk mempercepat
penyelesaian jembatan tersebut dan pelebaran Jalan Kalibobo - Bumiwonorejo. Bupati Nabire, Isaias Douw menjawab pertanyaan anggota dewan mengatakan jembatan itu berada di
jalan nasional sehingga perbaikan jembatan menjadi tanggung jawab pemerintah
pusat. Oleh karena itu, sementara ini sedang ditangani oleh pemerintah melalui
kementerian teknis. Bupati Isaias menambahkan, mulai dari Karang Tumaritis ke tiga kabupaten di pedalaman
merupakan tanggung jawab pemerintah pusat. Karena statusnya jalan nasional. Walaupun jembatan Kali Nabire berada di jalan nasional sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah
pusat, anggota Komisi C DPRD Nabire, Willem Kayame secara terpisah di ruang
kerjanya menilai seharusnya pemerintah daerah harus peduli dengan kebutuhan
masyarakat di daerah ini. Sebab, dengan putusnya jembatan Kali Nabire, ikut
mengganggu arus ekonomi masyarakat dan rawan kecelakaan lalu lintas di jalan
Bumiwonorejo - Kalibobo. Oleh sebab itu, dengan melihat kondisi jalan yang padat kendaraan dan rawan kecelakaan,
seharusnya pemerintah daerah mencari solusi dengan mendesak pemerintah pusat
untuk segera menyelesaikan perbaikan jembatan tersebut. Disamping itu, kata Kayame, sebagai kepedulian pemerintah daerah kepada masyarakat di daerah
ini sebaiknya pemerintah daerah membangun jembatan darurat yang bisa dilalui
oleh kendaraan roda dua untuk mengurangi kepadatan kendaraan dan kecelakaan di
jalan khususnya ruas Bumiwonorejo - Pantai Nabire. Legislator dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini menilai dengan dibangunnya jembatan
darurat di Kali Nabire, akan membantu masyarakat dari kerawanan kecelakaan lalu
lintas dan ikut mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah ini. (ans)
Bagikan artikel ini


