PANIAI - Kebijakan Pemerintah Kabupaten Paniai, mendatangkan 70 Guru Kontrak untuk menutupi kekurangan guru tersebut berturut memanen apresiasi dari sejumlah kalangan.  

Kali ini giliran Yanto Kadepa, Ketua Umum Ikatan Peduli Pendidikan Paniai, Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IPPP-MKP) se-Indonesia mengapresiasi Pemda atas kebijakan tersebut.

Yanto menilai kebijakan Pemda tersebut tepat untuk mengatasi persoalan kekurangan guru yang salam ini berbuntut panjang. 

Selain itu Yanto mengapresiasi karena, saran pihaknya kepada pemda Paniai pada beberapa tahun silam  telah telah diserpon pemda, sala satunya terkait guru kontrak.

“Kami aprasiasi kepada pemda Paniai yang telah menerima ide dari mahasiswa yang diserahkan beberapa tahun lalu terkait guru kontrak di 7 titik maupun beberapa program lainnya yang akan diwujudkan oleh pemda,” kata Yanto, cuit papualives.com, Sabtu (21/8/21).

Tidak hanya apresiasi, Yanto atas nama wadah yang dia nakodai saat ini menyampaikan terima kasih kepada pemda Paniai. Pasalnya kebijakan pemda tersebut selain menutupi kekurangan guru, sekaligus membuka lapangan kerja bagi alumi FKIP berbagai Universitas di seluruh Indonesia.

“Mewakili badan pengurus IPPP-MKP se-Indonesia  kami  tidak cuma menyampaikan apresiasi tapi turut berterima kasih sebab alumni FKIP se-Indonesia bisa masuk sebagai guru kontrak,”tuturnya.

Untuk itu, Yanto berharap untuk kepentingan membangun sumber daya mamnusia (SDM) Paniai, semua pihak harus bersinergi dan menyatuhkan langka dan komitmen bersama Pemda. 

“Sesuatu yang baik mari kita saling dukung dan memberikan saran dan kritik yang membangun demi kemajuan daerah kita,”pinta Yanto.

Sebelumnya, Bupati Paniai, Meki Nawipa mengaku, dia gandeng Indosesia Cerdas dan PAIDEA untuk mendatangkan tenaga Guru kontrak dari berbagai jebolan perguruan tinggi, sesuai kebutuhan sekolah-sekolah di Paniai.

“kami sedangkan kerja sama dengan Indosesia Cerdas dan PAIDEA untuk datangkan tenaga guru kontrak. Tentu tidak dari satu perguruan tinggi saja,”kata Bupati Meki via chat WhastApp.

Atas kerja sama dua lembaga itu, Bupati Meki datangkan 70 guru kontrak untuk mengisi kekosongan guru baik di tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)

“Tahap pertama kami datangkan 70 guru kontrak  untuk mengajar di TK, SD, dan SMP di tuju titik yakni Epouto, Obano, Pasir Putih, Kebo, Enarotali, Komopa,”jelas Bupati Meki. (eby)