Pemda Intan Jaya Salurkan Dana Bantuan Keagamaan
SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) menyalurkan dana bantuan keagamaan, Rabu (26/11) di Gereja GKII Tigamijigi, Sugapa. Penyaluran bantuan dihadiri Plt. Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.Pd, M.Si, Kabag Kesra, Nenu Tabuni, dan
Bagikan
SUGAPA – Pemerintah Kabupaten Intan Jaya melalui Bagian Kesejahteraan Sosial (Kesra) menyalurkan dana bantuan keagamaan, Rabu (26/11) di Gereja GKII Tigamijigi, Sugapa. Penyaluran bantuan dihadiri Plt. Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.Pd, M.Si, Kabag Kesra, Nenu Tabuni, dan para hamba Tuhan dan pemuka seluruh agama yang ada di Kabupaten Intan Jaya.
Plt. Sekda Intan Jaya, Asir Mirip, S.PD, M.Si, dalam arahannya sebelum menyalurkan dana bantuan, mengatakan, pemerintah Kabupaten Intan Jaya telah mengalokasikan sejumlah dana bantuan keagamaan. Dana bantuan keagamaan yang dialokasikan oleh pemerintah Kabupaten Intan Jaya masing-masing berupa bantuan keagamaan untuk pembangunan fisik tempat ibadah dan bantuan untuk para pemuka agama yang ada di daerah ini.
“Untuk bantuan keagamaan bagi para pemuka agama, sudah ada data penerima dan tinggal disalurkan kepada yang bersangkutan. Sementara untuk bantuan keagamaan berupa bantuan pembangunan fisik, tidak semua tempat ibadah mendapatkan bantuan. Namun pemberian bantuan untuk pembangunan fisik tempat ibadah disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Dan pihak mana yang mendapatkan itu menjadi kebijakan pimpinan daerah.
Terkait dengan dana bantuan keagamaan yang disalurkan, tegas Sekda Asir Mirip, bantuan yang disalurkan ini harus diawasi baik secara internal penerima dana maupun pengawasan dari luar. Dengan tujuan, agar bantuan keagamaan yang disalurkan bisa dipertanggung jawabkan dengan baik.
“Saat penyalurannya nanti, ada kuitansi yang harus ditandatangani oleh penerima dana bantuan. Ini administrasi yang harus dilakukan untuk kepentingan pertanggungjawaban kedepan. Program pemerintah daerah berupa bantuan di bidang keagamaan ini diprogramkan dalam tiap tahun” ujar Sekda Asir Mirip.
Kabag Kesra Setda Kabupaten Intan Jaya, Nenu Tabuni dalam arahan awalnya menyampaikan permohonan maaf penyaluran bantuan keagamaan baru tersalurkan pada bulan November ini. Kata Nenu, seharusnya dana bantuan keagamaan ini disalurkan pada medio bulan September atau Oktober. Namun karena banyaknya pekerjaan yang harus ditangani, sehingga penyaluran dana bantuan keagamaan ini baru bisa disalurkan November ini.
Lebih lanjut dikatakan Nenu Tabuni, dana bantuan keagamaan terdiri dari sejumlah item. Ada dana bantuan keagamaan honor untuk para hamba Tuhan (pemuka agama). Dana bantuan ini diserahkan ke sejumlah klasis, paroki, masjid yang ada di Kabupaten Intan Jaya. Dana diserahkan ke klasis, untuk selanjutnya dari klasis melanjutkan penyalurannya ke masing-masing gereja.
Sementara itu, khusus untuk bantuan keagamaan berupa bantuan untuk pembangunan fisik tempat ibadah, itu didasarkan pada proposal yang masuk. Hanya saja, tidak semua proposal yang masuk untuk pembangunan fisik tempat ibadah akan dijawab semuanya. Namun proposal yang masuk akan melewati pembahasan pada tim anggaran dan juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
“Jika dinilai layak dibantu, maka bupati dan wakil bupati akan merealisasikan. Dan soal proposal pembangunan gereja tidak bisa langsung dinaikan ke atas, tetapi prosedur yang benar adalah lewat klasis masing-masing,” jelasnya.
Terkait bantuan keagamaan untuk para hamba Tuhan, lanjut Nenu, setelah masing-masing klasis menerima dana, kemudian untuk hamba-hamba Tuhan akan terima dari masing-masing klasis lengkap dengan bukti tanda tangan penyerahan. Setelah dokumen penerimaan dana sudah ditandatangani secara lengkap, selanjutnya segera dilapor ke Bagian Kesra untuk segera dipertanggung jawabkan karena kini sudah memasuki tutup tahun anggaran.
Pada kesempatan itu, Nenu Tabuni juga sempat menginformasikan bahwa pihaknya telah memprogramkan wisata rohani bagi para hamba Tuhan di tahun 2014. Bagi mereka yang masuk dalam daftar rombongan wisata rohani, diharapkan segera melengkapi berkas terkait pengurusan passport.
“Nama-nama rombongan akan kita kumpulkan untuk melengkapi berkas pengurusan passport. Setelah itu kita akan ke Jayapura untuk urus passport,” pungkasnya. (ros)
Bagikan artikel ini


