MOWANEMANI - Pemerintah Kabupaten Dogiyai resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024, kepada 710 orang penerima, di halaman Kantor Bupati Dogiyai, Kamis (14/8/25).

Penyerahan SK dilakukan secara simbolis oleh Bupati Dogiyai, Yudas Tebai, S.Pd, M.Si, kepada tiga perwakilan yang ditunjuk Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dogiyai. Masing-masing perwakilan dari Golongan III/a, Golongan II/c, dan Golongan II/a.

Dalam sambutannya, Bupati Yudas, terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas kerja keras perangkat daerah terkait sehingga yang dinanti-nantikan oleh para peserta lulusan CPNS tersebut dapat diserahkan.

“Pertama saya menyampaikan terima kasih kepada pimpinan BKPSDM bersama stafnya. Atas kerja keras mereka sehingga pada hari ini bisa laksanakan acara penyerahan SK kepada bapa ibu sekalian,” ucap Bupati Yudas.

Bupati Yudas menekankan bahwa pengangkatan sebagai CPNS bukan sekadar keberhasilan administrative. Tetapi merupakan awal dari tanggungjawab besar sebagai pelayan publik sehingga lebih berdisiplin dalam berkantor.

“Kalau merasa bahwa engkau mendapatkan kepercayaan dan sudah menjadi CPNS harus hadir seperti hari ini di kantor masing-masing, guna memberikan pelayanan terbaik dan tunjukkan dedikasi anda dalam membangun Dogiyai,” pintanya.

“Saya juga tekankan, Dogiyai bukan tempat cari SK sehingga bagi CPNS yang baru dapat SK jangan coba-coba kepala perangkat daerah untuk mutasi ke kabupaten ini dan itu. Perlu ingat juga bahwa kepala OPD semua, jangan coba-coba mutasi seenaknya tanpa diketahui pimpinan daerah,” lanjutnya tegas.

Ia mengingatkan status CPNS masih bersifat sementara dan akan terus dievaluasi secara berkala berdasarkan kinerja dan kedisiplinan.

“Saya minta agar kalian masih CPNS, jangan sampai ada yang taruh nama saja lalu hilang dari Dogiyai. Kalian masih calon, kami akan evaluasi. Sebab kami punya wewenang untuk membatalkan SK CPNS,” tandasnya.

Bupati Yudas menyatakan, para CPNS harus menunjukan disiplin, belajar loyalitas dan aktif dalam semua aktifas di kantor pada masa percobaan ini. Bukan menghadap bupati untuk minta jabatan, sebab semua ada aturan dan mekanismenya.

“Kalian masih dalam tahap percobaan, maka pada masa ini dimana kalian biasakan disiplin, belajar loyalitas dan belajar bekerja. Jangan karena gol III datang menghadap bupati minta jabatan. Ingat baik-baik semua itu ada aturan mainnya,”kata Bupati Yudas. (you)