Pemda Dogiyai Latih Pemuda Jadi Pewaris Budaya Profesional Lewat Dokumentasi Modern

DOGIYAI – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dogiyai menegaskan komitmennya dalam melestarikan warisan leluhur di tengah arus digitalisasi. Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Pemkab Dogiyai sukses menggelar ‘Pelatihan Pendokumentasian Budaya’ yang secara resmi dibuka Asisten I Setda Dogiyai, Nason Pigai, S.IP, pada Selasa, (12/11/25).
Acara yang diselenggarakan atas inisiatif bidang budaya yang dipimpin oleh Natan Naftali Tebai, S.Sos., M.Sos, ini bertujuan membekali generasi muda Dogiyai sebagai penjaga budaya yang cakap teknologi.
Asisten I Nason Pigai, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan strategis ini. Dirinya menekankan bahwa pelatihan ini krusial dalam upaya pelestarian.
"Pelatihan ini sangat penting. Budaya daerah adalah identitas dan kekuatan moral bangsa. Kita harus memastikan warisan ini tidak hilang ditelan waktu, melainkan lestari melalui pendokumentasian modern," tegas Nason Pigai.
Pelatihan yang menghadirkan Noel I. Wonda, seorang Senior Wartawan Papua, sebagai pemateri utama, ini dirancang untuk membekali peserta dengan tiga keterampilan teknis inti yang pertama tentang fotografi meliputi teknik pengambilan gambar yang efektif untuk objek budaya.
Yang kedua, pelatihan pembuatan video meliputi keterampilan merekam dan mengedit video untuk narasi budaya dan yang terakhir tentang peliputan berita yang meliputi kemampuan menyusun laporan dan berita terkait kegiatan budaya.

Lebih dari sekadar keterampilan, pelatihan ini juga menekankan tanggung jawab moral dan etika budaya. Pemerintah Kabupaten Dogiyai menegaskan bahwa kemampuan merekam dan menyebarkan informasi harus diiringi dengan integritas dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur.
Kegiatan yang bertempat di Aula SMP YPPK Moanemani ini merupakan langkah nyata Pemkab Dogiyai untuk mencapai tiga tujuan penting.
Mencetak SDM yang kompeten di bidang media dan dokumentasi budaya, membangkitkan rasa bangga dan kecintaan terhadap warisan budaya sendiri dan membangun sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam mengembangkan potensi pariwisata dan kebudayaan Dogiyai.
Pemerintah Kabupaten Dogiyai berkomitmen penuh untuk mendukung generasi muda berkarya, berinovasi dan berkontribusi. Peserta pelatihan diharapkan tidak hanya mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, tetapi juga menjadi agen perubahan positif bagi masyarakat Dogiyai dan tanah Papua.(pal/you)
Bagikan artikel ini



