Pemda Diminta Pasang Listrik di Wilayah Tibar
DEIYAI - Sejak masa kepemimpinan Dance Takimai - Agus Pigome, telah berupaya pasang penerangan listrik di wilayah Distrik Tigi Barat, Kabupaten deiyai. Tetapi pemasangan kabel listrik terkandas di Kampung Puduu.
DEIYAI - Sejak masa kepemimpinan Dance Takimai - Agus Pigome, telah berupaya pasang penerangan listrik di wilayah Distrik Tigi Barat, Kabupaten deiyai. Tetapi pemasangan kabel listrik terkandas di Kampung Puduu.
Sejak itu hingga sekarang, Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui intansi terkaitnya belum berupaya untuk memasang fasilitas listrik seperti tiang dan kabel listrik di wilayah Distrik Tigi Barat.
Di masa kepemimpinan Ateng Edowai - Hengki Pigai yang telah memasuki usia 4 tahun, Pemda Deiyai belum pernah berupaya untuk melanjutkan pemasangan kabel dan tiang listrik untuk penerangan di wilayah Distrik Tigi Barat khususnya. Warga masyarakat Distrik Tibar sedang menanti pemasangan penerangan di wilayah Tibar.
“Selama ini masyarakat wilayah Distrik Tigi Barat menanti perhatian pemerintah daerah Deiyai melalui dinas teknis untuk melanjutkan pemasangan penerangan lampu listrik di wilayah Tigi Barat. Namun belum ada perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Deiyai untuk pasang fasilitas listrik seperti tiang, kabel untuk kebutuhan penerangan listrik,” kata salah seorang tokoh pemuda Tigi Barat, Domin Badii, dalam rilisnya kepada media ini.
Lanjutnya, keluhan masyarakat tentang penerangan listrik di wilayah Distrik Tibar khususnya, telah disampaikan ke pemerintah daerah untuk dapat diperhatikan. Namun belum ada rekasi untuk dapat melanjutkan pembangunan pemasangan listrik di wilayah Tibar.
“Sebenarnya warga tidak perlu ingatkan pemerintah daerah untuk diperhatikan menjawab keluhan dan kebutuhan warga. Tetapi warga telah sampaikan dan ingatkan ke pemerintah daerah untuk dapat melanjutkan pembangunan pemasangan tiang, kabel listrik di wilayah Fistrik Tibar. Kondisi ini, pemerintah sendiri dapat melihat dan perhatikan untuk menjawab. Karena penerangan listrik adalah salah satu kebutuhan umum, maka mestinya kondisi ini jeli melihat dan menyikapai untuk mengabulkan keluhan warga selama ini di wilayah Tibar khususnya,” ungkapnya.
Dia menambahkan, selama ini yang menikmati penerangan lampu listrik Deiyai adalah warga yang di wilayah Waghete dan sekitarnya. Tetapi khususnya warga di wilayah Distrik Tigi Barat, sudah lima tahun lebih sampai saat ini masih belum nikmati lampu listrik. Padahal sejak lima tahun lalu, listrik sudah masuk di Kabupaten Deiyai,” ujarnya.
Oleh karena itu, dirinya mengharapkan pemerintah daerah dapat memberi perhatian serius untuk melanjutkan pemasangan penerangan listrik di wilayah Tibar. Jika lanjut pasangkan lampu listrik di wilayah Tibar maka akan terjawab keluhan dan kebutuhan warga Tibar yang selalu menanti perhatian dari pemerintah daerah. (hbb)
Bagikan artikel ini



