DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Bagian Kesra akan memberikan upah bagi tokoh agama dari denominasi gereja, gereja Portestan, Islam, Katolik yang ada di wilayah Deiyai.Kebijakan pemberian upah bagi para tokoh agama atau para pelayan umat,  merupakan salah satu kebijakan dalam massa kepempimpinan Bupati Ateng Edowai dan Wakil Bupati, Hengki Pigai, di lima tahun kedepan. Pemberian upah direncanakan akan diberikan upah dalam waktu dekat. Diantaranya kepada para pendeta, gembala, katakes, pastor/romo, haji/ustad dan dua pimpinan agama lainnya yang ada di Deiyai.Program pemberian upah bagi pimpinan agama tersebut, merupakan salah program Bupati Deiyai, dari sekian banyak program pembangunan lainnya. Sesuai program itu, pemerintah daerah, telah mengalokasikan dana sebesar 10 % bersumber dari dana DAU yang telah dihibahkan. Dana itu, para pimpinan agama akan diterima tri wulan atau setelah tiga bulan akan diterima upahnya dalam setahun.  “Dalam kepemimpinan saya ini, kami telah sediakan dana bagi para pimpinan agama. Diantaranya para pendeta, romo/pastro, gembala, katakese, ustad,  dan pimpin agama lainnya yang ada di Deiyai.  Kami siap memberikan upah, mulai dari tahun 2019 ini,” kata Bupati Deiyai, Ateng Edowai, kepada  wartawan media ini, di Deiyai. Terkait pemberian upah tersebut, menurut bupati, pemerintah daerah melalui instansi terkait, sedang melakukan pendataan bagi para hamba- hamba Tuhan yaitu para gembala, pendeta, romo/pastor, katakes, ustad, haji dan lainnya. Setelah rampungkan semua data bagi para pimpinan lima agama, sesuai datanya, pemerintah daerah akan memberikan upah. Sebagai salah satu kepedulian dari pemerintah daerah terhadap tugas pelayanan mereka yang dijalankan kepada umat Tuhan yang ada di Deiyai.   “Ketahui pula bahwa pihak gereja atau agama adalah mitra pemerintah daerah dan tugas pelayan para pimpinan agama sama dengan tugas pelayanan para ASN. Maka pemerintah daerah mempunyai rasa kepedulian kepada para pimpinan gereja dalam membina umat Tuhan yang ada di Deiyai. Sehingga melalui tugas pelayananya dapat terus membawah suatu perubahan dalam  proses pembangunan di Deiyai,” ujarnya.  Bupati mengharapkan, melalui pemberian upah bagi pimpinan agama, akan semakin meningkatkan semangat pelayanan kepada umat Tuhan di Deiyai. Melalui pelayanan kepada umat yang juga bagian masyarakat dapat maju dan tetap terjaga kedamaian keharmonisan diantara sesama warga yang ada di Deiyai. (henbob)